Advertorial

Bupati Jember Kunjungi Pabrik Maggot Milik Poktan Desa Sukamakmur

854
×

Bupati Jember Kunjungi Pabrik Maggot Milik Poktan Desa Sukamakmur

Sebarkan artikel ini
Maggot
Bupati Jember Hendy Siswanto memegang maggot yang hampir siap jual.

BERITABANGSA.ID, JEMBER – Bupati Jember Hendy Siswanto mendatangi rumah produksi (pabrik) maggot, yang dikelola oleh kelompok tani (Poktan) Tirto Bakti II’ Desa Sukamakmur, Kecamatan Ajung Jember, Senin, 8 April 2024.

Ia mengaku bahagia, mulai banyak warganya yang memanfaatkan peluang usaha produksi maggot untuk menunjang perekonomiannya.

Scroll untuk melihat berita

“Maggot ini sangat minim operasional, hasilnya maksimal. Maggot ini mengonsumsi sampah organik, dan (sampah) itu melimpah di Jember,” ujar Hendy Siswanto.

Alur budidaya maggot diawali dari telur lalat BSF lalu ditetaskan sampai menjadi larva.

Kemudian maggot itu diberikan makan dari limbah organik, biasanya sampah dapur seperti nasi, buah, atau sayur. Dalam waktu 14 hari, larva itu akan membesar.

“Maggot usia 14 hari kadar proteinnya paling tinggi untuk digunakan pakan ternak,” sebut Bupati Hendy.

Nantinya dari hasil produksi selama 14 hari itu, mereka akan memanen 90 persen sedangkan 10 persen lagi akan dibudidayakan. Sehingga budidaya maggot yang mereka lakukan akan berkelanjutan dan tidak perlu lagi membeli bibit.

Bupati Hendy juga menjelaskan budidaya maggot ini cukup bermanfaat untuk mengurangi jumlah sampah organik, terutama di rumah. Tidak tanggung-tanggung, 100 kg maggot BSF dapat mengurai sekitar 1 ton sampah organik hanya dalam waktu singkat yakni 1×24 jam.

Menurutnya hal ini lebih efektif daripada solusi pengurangan sampah lain seperti metode kompos. Selain memerlukan lahan yang luas, metode kompos ini juga membutuhkan waktu yang lama untuk mengurai sampah.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *