Advertorial

Pj Bupati Bondowoso Beri 65 Poktan Benih Padi Gratis

825
×

Pj Bupati Bondowoso Beri 65 Poktan Benih Padi Gratis

Sebarkan artikel ini
65 Poktan
Pj Bupati Bondowoso, Bambang Soekwanto, saat menyerahkan bantuan benih bibit padi, pada salah satu petani

BERITABANGSA.ID, BONDOWOSO – Pejabat Bupati Bondowoso, Bambang Soekwanto memberikan benih bibit padi gratis pada 65 kelompok tani (Poktan) di Bondowoso.

Bantuan benih padi varietas Inpari 32 diberikan Poktan di lima kecamatan, yakni, kecamatan Klabang, Wonosari, Sukosari, dan Binakal, serta Sumber Wringin.

Scroll untuk melihat berita

Pj Bupati Bondowoso, Bambang Soekwanto, mengatakan bantuan yang diberikan ini hanya untuk Poktan setempat sesuai KTP.

“Syaratnya harus petani, bukan petani berdasi,” ucapnya, Kamis (28/3/2024).

Ia menerangkan, pemberian bantuan ini bertujuan untuk membantu petani mengahadapi El Nino. Sekaligus, upaya pemerintah dalam menekan biaya produksi pertanian oleh petani.

“Ini juga untuk ketahanan pangan di Bondowoso. Salah satunya untuk mengurangi biaya produksi,” terangnya.

Dia mengimbau agar petani penerima bantuan ini tak menjual bantuan yang diberikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Bondowoso, Hendri Widotono, total bantuan benih padi yakni diperuntukan bagi 65 Poktan dengan luasan lahan total mencapai 1.000 hektare.

“Per hektarnya 25 kilogram,” katanya.

Ia menjelaskan pemilihan bantuan benih padi Inpari 32 ini merupakan permintaan dari petani dari lima kecamatan itu.

Sementara di kecamatan lain menyesuaikan dengan permintaan. Karena, bantuan dari provinsi ini diberikan setiap musim tanam atau tiga bulan sekali dengan jenis bantuan berbeda-beda sesuai permintaan petani.

“Bantuan ini dari tugas perbantuan (TP) Provinsi,” tuturnya.

Di tempat yang sama, salah seorang anggota Poktan Makmur III, di Desa Sukorejo, Kecamatan Sumber Wringin, Bakir, mengaku, bersyukur mendapatkan bantuan benih.

Terlebih benihnya bagus ditanam di sawahnya. Dia mengaku sudah pernah menanam benih Inpari 32 tersebut.

“Hasilnya baik, meningkat hasilnya. Biasanya 1 ton, bisa lebih. Tergantung kalau tidak ada penyakit,” ungkapnya.

Ia sendiri mengaku Poktannya diberi jatah 5 kuintal untuk luasan lahan 25 hektare.

“ Itu cukup, itu kan tanamnya satu-satu,” pungkasnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *