Pemerintahan

Hadapi Era Double Disrupsi, Gubernur Khofifah Ajak Jajaran Pemprov Jatim Adaptif-Produktif

178
×

Hadapi Era Double Disrupsi, Gubernur Khofifah Ajak Jajaran Pemprov Jatim Adaptif-Produktif

Sebarkan artikel ini
OPD
Gubernur Khofifah daan Profesor mohammad Nuh

Sebagai pembelajar sejati, seorang pemimpin patutnya juga memahami Siklus Pembelajar Sejati, yaitu They know how todo and they can do. Mereka harus berfokus pada perubahan, kompetisi, dan sinergi, bahkan mampu mengelola stres nya untuk tetap memberikan performa yang optimal bagi pemerintahan dan masyarakatnya.

“Nantinya, pengetahuan akan menentukan segalanya. Bukan yang paling kuat atau paling pintar yang akan bertahan, tetapi yang paling bisa beradaptasi dengan perubahan lah yang mampu bertahan sebagai pemenang,” tandasnya.

Scroll untuk melihat berita

Untuk itu, Prof. Nuh juga mengimbau agar para ASN bisa keluar dari comfort zone sehingga menantang dirinya untuk terus melakukan perubahan. Salah satunya dengan menerapkan pola pikir disiplin , respectful, creating, critical, dan syinthesizing.

“Menjadi Inovatif berarti dikaitan dengan kreatitas dan inovasi. Jadi, jika kita selalu melihat permasalahan melalui sudut pandang pola pikir tersebut akan menjadi lebih mudah dipahami. Maka, marilah kita Menjadikan kerja dan prestasi sebagai investasi kekinian dalam keabadian,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pada penyelenggaraan Refreshment Manajemen Pemerintah 2023 di hari kedua, Gubernur Khofifah secara khusus mengikuti seluruh rangkaian hingga malam.

Peserta yang mengikuti pun ditambah, tidak hanya para Kepala OPD atau tingkatan Eselon II, namun juga para Sekretaris OPD atau tingkatan Eselon III dari seluruh OPD di lingkungan Pemprov Jatim.

Harapannya mereka mendapatkan bekal untuk menggerakkan organisasi ini lebih berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *