Peristiwa

Petani Magetan Ini Tewas di Irigasi Sawah

828
×

Petani Magetan Ini Tewas di Irigasi Sawah

Sebarkan artikel ini
Petani Magetan
Anggota Polsek Sidorejo Magetan saat di TKP

BERITABANGSA.ID, MAGETAN – Seorang petani di Magetan ditemukan tak bernyawa di irigasi (saluran air persawahan,red) pada hari Selasa, 16 April 2024, pukul 08.30 WIB.

Korban diketahui bernama Supadi (62), warga Desa Getasanyar, Kecamatan Sidorejo.

Scroll untuk melihat berita

Menurut Kasi Humas Polres Magetan, Kompol Budi Kuncahyo, korban pertama kali ditemukan saksi, Sukiman, seorang warga sekitar yang sedang mengecek sawahnya.

Saksi melihat tubuh Supadi (korban, red) dalam posisi tertelungkup di saluran air.

Seketika saksi langsung menghubungi warga sekitar untuk mengecek bersama-sama.

“Setelah diperiksa, korban dipastikan sudah meninggal dunia. Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Magetan,” ujar Kasi Humas.

Mendapat laporan, Unit Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) Satreskrim, SPKT Polres Magetan, dan Tim Puskesmas Candirejo segera mendatangi lokasi kejadian perkara (TKP).

Tim gabungan ini langsung melakukan olah TKP, pemotretan, dan mengamankan barang bukti.

“Pemeriksaan teliti oleh tim medis Puskesmas Candirejo tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau dugaan tindak pidana lain pada tubuh korban,” ungkap Kompol Kuncahyo,

“Kemungkinan besar, korban meninggal dunia karena serangan jantung,” imbuhnya

Polres Magetan pun menghormati keputusan keluarga korban yang tidak mau dilakukan autopsi atau pemeriksaan dalam.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada, “Pastikan kondisi kesehatan selalu prima dan perhatikan faktor keamanan saat saat beraktivitas,” imbau Kadi Humas.

“Jika menemukan kejadian yang tidak terduga, segera laporkan kepada pihak berwajib untuk mendapatkan penanganan yang tepat,” pungkasnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *