Kreatif

Inilah 4 Jenis Teknik Melawak dalam Stand Up Comedy

3078
×

Inilah 4 Jenis Teknik Melawak dalam Stand Up Comedy

Sebarkan artikel ini

BERITABANGSA.COM-JEMBER- Stand Up Comedy menjadi salah satu alternatif hiburan yang diminati di Kabupaten Jember. Jika kebanyakan kafe menghadirkan live music sebagai hiburan, maka berbeda dengan kafe langit.

Kafe yang terletak di Rooftop Hotel Lestari, Jalan Gajah Mada 233 Jember, bekerjasama dengan komunitas Stand Up Indo Jember dan mengadakan acara bertajuk JEMBERCANDA setiap hari Sabtu.

Acara ini adalah ajang uji materi setiap komika di Kabupaten Jember. Kamu bisa datang ke kafe ini untuk menikmati banyolan-banyolan kocak para komika.

Ada beberapa teknik yang sering dipakai para komika dalam setiap penampilannya. Teknik ini juga bisa jadi referensi buat kamu yang ingin mencoba menjadi pribadi yang humoris.

Berikut beberapa teknik Stand Up Comedy yang sering digunakan oleh para komika.

1. One Liner

Adalah teknik Stand Up yang hanya menggunakan 1 hingga 3 kalimat kemudian diakhiri dengan punchline. Teknik ini biasanya digunakan untuk mendapatkan tawa yang padat dari penonton. Teknik ini sering digunakan oleh komika bernama Alan Pamungkas dalam sesi perkenalannya.

“Nama saya Alan dan saya adalah anak pertama . . . . . . dari tujuh manusia harimau” katanya.

Teknik ini juga sering digunakan oleh Komika nasional Indra Frimawan.

2. Act Out

Teknik Stand Up ini menggunakan gerakan atau Act untuk memberikan empasis kepada komedi yang diceritakan. Seperti yang sering dilakukan oleh Salman Roda 3.

Komika penyandang disabilitas sensorik ini baru bergabung 1 bulan lalu di komunitas Stand up Indo Jember.

“Begini-begini hobi saya adalah olahraga, nggak percaya? Saya praktekin kalo saya bisa push up (sontak penonton melarang Salman melakukan push up karena khawatir dengan keadaannya, tentunya sambil tertawa).

3. Impersonation

Teknik ini dilakukan dengan cara meniru sebuah tokoh, bisa dari cara bicara, gaya atau kata-kata yang sering digunakan oleh tokoh tersebut. Denny Suarta menggunakan teknik ini dalam salah satu materinya.

“Aku penasaran kenapa Alun-alun Jember kalo malem minggu jam 9 udah ditutup. Kenapa ditutup soalnya Pak Hendy mau lari-larian di Alun-alun sambil ngomong “aaaaa alun-alun ini milikku” gitu” banyolnya.

4. Rule Of Three

Ciri khas Stand up Comedy yang menggunakan teknik ini adalah menggunakan 3 kalimat, kalimat pertama dan kedua adalah set-up sedangkan yang terakhir adalah punchline.

Rule of three merupakan teknik dasar dari Stand Up Comedy. Salah satu komika yang sering menggunakan teknik ini adalah Ferry Indomaret.

“Saya capek soalnya setiap saya nyapu di Indomaret pegawai Alfamart sebelah selalu nyapu balik debu yang saya bersihkan. Jadi setiap saya nyapu dikembalikan, dia nyapu saya kembalikan, sampai akhirnya saya maen pedang-pedangan pake sapu sama dia” ceritanya.

Rule of three menjadi pondasi dari menyusun materi Stand Up.

Untuk diketahui, Punchline adalah bagian lucu dari sebuah lawakan. Punchline adalah respon dari sebuah deskripsi atau set-up yang sebelumnya disampaikan.

Keberhasilan dari sebuah Punchline ditentukan dari seberapa kuat seorang komedian membangun dan menggiring pikiran penonton melalui set-up.

>>>ikuti berita lainnya di news google beritabangsa.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *