Kesehatan

Juli, Pemkab Malang Suntikkan 3 Juta Vaksin ke Sapi

47
×

Juli, Pemkab Malang Suntikkan 3 Juta Vaksin ke Sapi

Sebarkan artikel ini

BERITABANGSA.COM-MALANG- Untuk menanggulangi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak sapi, Pemerintah Kabupaten Malang menyiapkan 3 juta vaksin tahap I, targetnya bulan Juli sudah siap.

Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto mengatakan, Juli 2022 ini 3 juta vaksin untuk tahap I harus sudah selesai disuntikkan pada ternak yang terjangkit penyakit PMK ini.

“Namun populasi sapi di Malang sangat besar yakni 400 000 ekor, Pemkab Malang akan bersurat pada pemprov dan pusat dengan data riil, terkait yang positif PMK, berapa jumlah populasi yang mati, data ini akan kami sampaikan,” ungkap Wabup Malang di Gedung DPRD Kabupaten Malang, Rabu (8/6/2022).

Data yang dilaporkan Pemkab Malang ke Pemprov Jatim maupun pusat terkait dengan bantuan yang akan diberikan pada masyarakat. Sehingga tepat sasaran.

Maka Pemkab Malang menyiapkan bantuan khusus langsung tunai dalam bentuk sembako pada peternak yang terdampak PMK.

“Sinkronisasi data riil di lapangan sangat diperlukan agar bantuan pemerintah kepada masyarakat terdampak PMK tepat sasaran, hari ini Pemkab Malang akan membagikan BLT berupa sembako pada para peternak yang populasi ternaknya terjangkit PMK ini, bagi peternak yang sapinya sehat ya tidak mendapatkan bantuan,” terang Wabup Malang.

Pemkab Malang menyiapkan anggaran dari APBD dari bantuan tidak terduga (BTT) sekitar Rp 3 miliar.

“Selain itu ada Dana Desa di wilayah khusus seperti Kecamatan Pujon, Ngantang dan Kasembon. Kita konsentrasi ke sana karena tadi sudah rapat dengan Menko Perekonomian, hal itu diperbolehkan dari pemerintah daerah,” pungkasnya.

Beberapa waktu lalu Plt Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Nurcahyo menyampaikan, sebagian besar penyakit PMK menyerang ternak yang berada di Malang barat, seperti Kecamatan Pujon Ngantang dan Kasembon dengan jumlah hampir 280 ternak, dan yang terbanyak suspect PKM ini berada di wilayah Ngantang hampir 200 ekor, sisanya ada dibeberapa wilayah lain di Kabupaten Malang.

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google Beritabangsa.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *