Kesehatan

Waspada Demam Berdarah Terapkan 3M

75
×

Waspada Demam Berdarah Terapkan 3M

Sebarkan artikel ini
demam berdarah
Pakar Spesialis Anak Universitas Airlangga (Unair) dr Dwiyanti Puspitasari DTM&H MCTM SpA(K)

BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Tingginya kasus demam berdarah yang terjadi pada akhir-akhir ini menyebabkan kekhawatiran bagi masyarakat, terutama orang tua yang memiliki anak.

Demam berdarah dapat menjadi momok apabila tidak teratasi dengan cepat dan tepat.

Hal tersebut tak lepas dari pandangan Pakar Spesialis Anak Universitas Airlangga (Unair) dr Dwiyanti Puspitasari.

Ia menjelaskan, demam berdarah merupakan salah satu penyakit yang diakibatkan virus dan penularannya melalui perantara nyamuk Aedes aegypti.

Dr Dwiyanti menyebut, demam berdarah akan diawali dengan peningkatan suhu bahan yang drastis berlangsung pada 3-5 hari. Umumnya, pada hari ke-6, pasien akan mengalami penurunan suhu tubuh, namun pada fase tersebut belum dapat dinyatakan pasien sembuh.

Penurunan demam itu merupakan fase yang krusial atau kritis. Pada fase tersebut, pasien harus mendapatkan perhatian khusus, terutama pada kasus demam berdarah yang berat.

Biasanya, pasien akan mengalami rasa dingin di seluruh tubuh, pendarahan, dan bila fatal dapat menyebabkan kematian.

Namun, pada fase itu, pasien dengan demam berdarah ringan akan berangsur membaik pada 3-7 hari mendatang dan masuk pada fase penyembuhan.

“Fase-fase tersebut harus dipahami betul untuk mengatasi hal yang tak diinginkan selama terjangkit demam berdarah,” tuturnya.

Dr Dwiyanti menyebutkan, tanda utama harus diketahui jika anak terjangkit demam berdarah. Yakni, demam tinggi yang tak kunjung turun.

Ia mengimbau apabila sang anak mengalami demam tinggi dan setelah diberikan obat penurun demam tak kunjung reda, hal itu patut dicurigai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *