Kesehatan

Kecamatan Klakah Tertinggi Kasus DBD, Ini Pesan Komisi D

679
×

Kecamatan Klakah Tertinggi Kasus DBD, Ini Pesan Komisi D

Sebarkan artikel ini
Kasus DBD
Pamflet Imbauan cegah DBD dengan 3M

BERITABANGSA.ID, LUMAJANG – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Lumajang terus meningkat tiga bulan terakhir. Tertinggi, yakni Kecamatan Klakah.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Lumajang, dr Rosyidah, menjelaskan itu di depan wartawan, Jumat (2/2/2024).

“Memang ada peningkatan tiga bulan terakhir. Dan data kami di tahun 2023 kemarin pada bulan November ada 17 kasus, Desember 23 kasus, Januari 80 kasus,” katanya.

Kata dr Rosyidah, kecamatan paling tinggi kasus DBD nya adalah di Kecamatan Klakah.

Rosyidah tetap menyiapkan melaksanakan aksi pemberian ikan pemakan jentik di Kecamatan Klakah.

“Hari ini pemberian ikan di wilayah Kecamatan Klakah, selain kegiatan fogging dilakukan,” terangnya.

Dari sejumlah kasus DB yang sudah ada ini, mayoritas dialami oleh anak-anak, sekitar 58.75 persen.

Tahun ini, tidak ada pasien yang meninggal dunia karena DBD, meskipun, dalam tiga bulan terjadi kenaikan kasus.

“Kalau di tahun 2023 lalu, ada tiga pasien yang meninggal dunia. Kami akan terus mengingatkan masyarakat agar selalu menggiatkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN),” paparnya.

DBD ini bisa menyerang siapa saja, tidak hanya anak-anak, namun orang dewasa pun juga bisa terserang.

DBD ini ada risiko pendarahan, sehingga ada resiko kekurangan cairan, trombosit berpotensi menurun, maka harus ditangani cepat dan serius.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Lumajang, Supratman, berpesan agar seluruh masyarakat menjaga kesehatan dan membersihkan sarang nyamuk.

“Marilah kita rutinkan gerakan 3M, menguras, menutup dan mengubur. Program Kemenkes RI jika dipatuhi maka Lumajang agar terhindar dari DBD,” jawab politisi PDIP ini.

Gerakan 3M, adalah cara ampuh untuk menekan angka penyebaran penyakit DBD sejak dini.

“Dengan ditemukannya kasus DBD, masyarakat resah. Apalagi masuk musim hujan saat ini,” tambah senator asal Kecamatan Senduro ini.

Untuk menangani hal itu, butuh peran serta masyarakat untuk menekan kasus dengan fogging dan brosur imbauan 3M plus.

“Tiga M, itu menguras, menutup, tempat penampungan air dan mengubur barang bekas. Arti plusnya ini hindari gigitan nyamuk, tidur memakai kelambu, menyalakan obat nyamuk,” pungkasnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *