Pemerintahan

Akan Bangun Food Estate, DTPHP Malang Tunggu Kajian Mendalam

72
×

Akan Bangun Food Estate, DTPHP Malang Tunggu Kajian Mendalam

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas
Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang, Avicena

BERITABANGSA.COM-MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang akan segera membangun kawasan food estate (KFE) guna mendukung program pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan.

Namun Pemkab Malang masih menunggu hasil kajian mendalam dengan meningkatkan tanaman hortikultura menjadi andalan Kabupaten Malang.

Scroll untuk melihat berita

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang, Avicena mengatakan, pihaknya masih mengkaji hortikultura jenis apa yang perlu dikembangkan.

“Setelah kajian selesai, kami akan memberi kesempatan kepada pihak berprofesional dalam agrikultur. Sampai saat ini kita memiliki potensi hortikultura yang bisa dikembangkan, seperti bawang merah, alpukat di Lawang dan kopi di Dampit,” kata Avicena di Pendapa Agung Kabupaten Malang, Selasa (30/8/2022).

Aviecena menambahkan, luas lahan pertanian di Kabupaten Malang mencapai 44 ribu hektare, untuk itu pihaknya akan memprogramkan KFE di daerah agar bisa fokus dan tepat sasaran.

“Kita ini memiliki lahan pertanian 44 ribu hektare yang nanti disiapkan untuk program FE di daerah, agar supaya target tersebut bisa dieksekusi dan kita memiliki lahan pertanian yang sangat dominan,” imbuhnya.

Untuk pengembangan FE di daerah dibutuhkan luas lahan pertanian minimal 50 hektare, dan secara nasional FE telah diterapkan di Kalimantan dan Sumatera.

“Kami yakin setelah tim kaji selesai melaksanakan tugasnya, kami langsung membangun FE tersebut, karena secara nasional FE sudah mulai berjalan seperti di Kalimantan maupun di Sumatera,” jelas Avicena.

Untuk jenis tanaman hortikultura di Kabupaten Malang ini, bawang merah ada di Kecamatan Ngantang dan Pujon, alpukat pameling di Lawang, kopi dan pisang Mulyo di Dampit, Tirtoyudo dan Ampelgading.

“Itu contoh beberapa hortikultura yang nantinya bisa ditanam di kawasan FE di Kabupaten Malang,” bebernya.

Pihaknya berharap setelah FE dibangun di Kabupaten Malang akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat.

“Harapan kami semoga nanti setelah FE jalan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat petani kita, dan juga bisa meningkatan pendapatan asli daerah dari sektor pertanian itu,” pungkas Avicena.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *