Publik Service

3 Tahun Rusak, DAM Boreng Lumajang Siap Diperbaiki

190
×

3 Tahun Rusak, DAM Boreng Lumajang Siap Diperbaiki

Sebarkan artikel ini

BERITABANGSA.ID, LUMAJANG – Tiga tahun lalu DAM Boreng (Gambiran), Kelurahan Rogotrunan, Kecamatan Lumajang jebol. Akibatnya irigasi sawah di tiga desa, yaitu Desa Blukon, Boreng, dan Kelurahan Rogotrunan terhambat.

Untuk itu Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni (Yuyun) mengatakan akan segera memperbaiki DAM Boreng-Gambiran oleh Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Provinsi Jawa Timur.

“Dam Gambiran akan segera diperbaiki. Tanggul yang bocor sekarang dalam proses lelang kontruksi, dan kami berharap bisa cepat tertangani,” ungkapnya usai melihat normalisasi Kali Asem di Jembatan Jagalan Kelurahan Rogotrunan, Kamis (30/5/2024).

Menurutnya, jebolnya DAM telah menyebabkan aliran irigasi ke sawah-sawah di Desa Blukon, Desa Boreng, dan Kelurahan Rogotrunan terganggu, sehingga area pertanian di wilayah tersebut tidak teraliri air.

“Kami Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang sebelumnya telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah irigasi, termasuk memasang pipa yang memanfaatkan elevasi ke saluran irigasi yang mengarah ke Desa Blukon dan Desa Boreng,” paparnya.

Upaya perbaikan akan terus dilakukan dengan bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Pj Gubernur dan Kepala Dinas PU SDA.

“Dari Pemprov sudah setuju, dan saat ini sedang dalam proses lelang. Mudah-mudahan perbaikan bisa segera selesai, sehingga irigasi persawahan masyarakat bisa kembali normal,” terang dia.

Ia menambahkan, proses perbaikan yang dilakukan oleh Pemprov Jawa Timur ini diharapkan dapat memulihkan kembali aliran air ke sawah-sawah warga, yang sangat bergantung pada irigasi dari Dam Gambiran.

Perbaikan tidak hanya akan membantu memulihkan produktivitas pertanian tetapi juga mendukung ketahanan pangan di wilayah ini.

“Dengan adanya perbaikan ini, Pemkab Lumajang menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan infrastruktur demi kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani yang terdampak,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *