Terkini

Sejarah Kelam Reformasi 1998, Gerak98 Gelar Bedah Buku Hitam Prabowo Subianto

8016
×

Sejarah Kelam Reformasi 1998, Gerak98 Gelar Bedah Buku Hitam Prabowo Subianto

Sebarkan artikel ini
Buku Hitam
Narasumber pada acara bedah Buku Hitam Prabowo Subianto

BERITABANGSA.ID – SURABAYA – Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia masih menjadi pembahasan serius dalam narasi politik belakangan ini. Sebab, penyelesaian pelanggaran HAM di Indonesia masih belum ada komitmen yang pasti dari negara.

Hal ini pun yang menjadi alasan dibalik lahirnya “Buku Hitam Prabowo Subianto Sejarah Kelam Reformasi 1998” yang ditulis oleh Buya Aswar Furgudyama.

Oleh karena itu, organisasi yang mengatasnamakan Gerakan Aktivis 98 (Gerak98) menggelar bedah buku “Buku Hitam Prabowo, Sejarah Kelam Reformasi” karya Buya Aswar Furgudyama, di Nusa Coffee, Surabaya, Sabtu (16/12/2023).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyuarakan sejarah kelam dalam pelanggaran-pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia kepada mahasiswa dan aktivis milenial.

Dalam kegiatan ini menghadirkan beberapa narasumber, salah satunya Dandik Katjasungkana, aktivis 1998 sekaligus teman dari korban penculikan aktivis 1998 silam.

Menurut Dandik, Pelanggaran HAM adalah soal serius dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, karena bertalian dengan hak asasi warga untuk bisa hidup aman, terbebas dari berbagai bentuk kekerasan, intimidasi, represi, termasuk penculikan yang pernah menjadi bagian dari sejarah kelam reformasi 1998.

Selain itu, Isu HAM tidak akan pernah hilang selama pelakunya masih berkeliaran.

“Jika para pelanggar HAM ini tidak diadili dengan pengadilan HAM, maka isu HAM ini akan menjadi komoditas politik belaka. Dan hal itu, yang tidak diinginkan oleh para keluarga korban,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *