Bangsa dan Negara

Bukti Cinta NKRI, Puluhan Ribu Jamaah di Bondowoso Lantunkan Lagu Indonesia Raya dan Yalal Wathon di Haul Ulama

180
×

Bukti Cinta NKRI, Puluhan Ribu Jamaah di Bondowoso Lantunkan Lagu Indonesia Raya dan Yalal Wathon di Haul Ulama

Sebarkan artikel ini
Indonesia Raya.
KH Hasan Maulana bersama KH Nawawi Maksum dan Dr. Ali Masykur Musa

BERITABANGSA.ID – BONDOWOSO – Banyak cara mengekspesikan cinta pada Negara Kesatuan Republik Indonesia ini, salah satunya dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Biasanya lagu kebangsaan dikumandangkan di acara pemerintahan atau di acara formal, namun kali ini berbeda, dilantunkan saat haul.

Scroll untuk melihat berita

Pada haul Habib Salim Asy Syatiri dan KH Ma’shum Zainullah yang dihadiri sekitar 20.000 orang, lagu Indonesia Raya dan Yah lal Wathon menggema.

Berbagai rangkaian acara dilaksanakan. Di antaranya pembacaan manaqib atau sejarah singkat Habib Salim dan KH Ma’shum. Selawat nabi yang dipimpin oleh Pengasuh Pondok Pesantren Genggong, KH Moh Hasan Maulana.

KH Moh Hasan Maulana saat memimpin selawat, tiba-tiba menyanyikan lagu Indonesia Raya. Puluhan ribu jemaah yang hadir pun spontan ikut menyanyikannya.

Tidak hanya di Yaman saja, pemikiran dan ilmu hikmah penghafal ribuan kitab tersebut juga dipelajari di berbagai daerah di Indonesia, tidak sedikit pelajar Indonesia di Yaman menuntut ilmu secara langsung kepada ulama tersebut.

Salah satu muridnya adalah pimpinan Pondok Pesantren Nurut Taqwa Cermee Kabupaten Bondowoso saat ini, KH Ahmad Nawawi Maksum.

Haul Habib Salim Assyatiri juga diperingati di berbagai daerah di Indonesia. Termasuk oleh KH Nawawi Maksum, yang diperingati setiap tahun di kediamannya.

Hadir sebagai pembicara dalam haul Habib Salim Asy Syatiri, KH. Maksum tersebut Dr. Ali Masykur Musa.

Di tengah-tengah menyampaikan materi, dia mengajak ribuan jemaah menyanyikan lagu Yalal Wathon.

Lagu ini sebagai ekspresi cinta tanah yang selalu dinyanyikan warga Nahdlatul Ulama. Lagi-lagi jemaah mengikuti secara spontan.

Doktor Ali Masykur Musa memaparkan, bahwa Nahdlatul Ulama (NU) adalah salah satu benteng terkuat keutuhan NKRI.

Menurutnya, NU sebentar lagi akan merayakan 100 tahun atau satu abad usia berdirinya. “Nanti perayaan satu abad NU dirayakan di Sidoarjo,” kata dia.

Pantauan di lokasi, hadir dalam Haul Habib Salim Assyatiri tersebut, Pengasuh Pondok Pesantren Genggong KH Moh Hasan Maulana, Dirintelkam Polda Jatim Kombes Pol Dekananto Eko Purwono, KH Ali Masykur Musa, Kapolres se-tapal kuda, sejumlah tokoh ulama, dan pejabat negara.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *