Pemerintahan

KPUD Kota Probolinggo Ajak Perempuan Antusias Ikuti Badan Ad Hoc

65
×

KPUD Kota Probolinggo Ajak Perempuan Antusias Ikuti Badan Ad Hoc

Sebarkan artikel ini
KPUD Kota Probolinggo
KPUD Kota Probolinggo mengajak perempuan aktif dalam partisipasi Pemilu, termasuk keterlibatan dalam badan ad hoc

BERITABANGSA.COM – PROBOLINGGO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Probolinggo mulai mempersiapkan pembentukan badan ad hoc untuk Pemilu 2024.

Salah satu yang jadi perhatian, segmentasi perempuan diminta untuk aktif terlibat baik panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS), hingga kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).

Scroll untuk melihat berita

Imbauan KPUD Kota Probolinggo pada perempuan Kamis, 17 November 2022 melibatkan sejumlah organisasi yang didominasi perempuan. Seperti TP PKK, Sejumlah ASN perempuan, hingga organisasi kepemudaan.

Ketua KPUD Kota Probolinggo Achmad Hudri mengatakan, perlu upaya ekstra agar segmentasi perempuan terlibat secara aktif dalam partisipasinya pada persoalan kepemiluan.

Sebab, trend partisipasi perempuan di Kota Probolinggo cenderung alami penurunan. Salah satunya, jumlah anggota DPRD Kota Probolinggo dari segmentasi perempuan yang menurun dari beberapa periode.

“Peran perempuan tidak cukup jika hanya terwakilnya pada porsi 30% di legislatif, tapi hampir semua unsur. Termasuk nanti ini badan ad hoc, bahkan harapannya bisa lebih,” ujar Hudri, Kamis 17 November 2022 di salah satu hotel di Kota Probolinggo.

Pihaknya juga mendorong peran perempuan untuk aktif dan terlibat dalam badan ad hoc. Sebab, dibutuhkan tenaga cukup banyak yang nantinya akan bertugas menghadapi Pemilu 2024.

Hal senada disampaikan Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan pada KPUD Kota Probolinggo, Upik Roudhotul Hasanah.

Melalui sosialisasi tahapan Pemilu 2024 dan rekrutmen badan ad hoc dinilai bisa mendongkrak partisipasi perempuan.

“Saat ini kita sudah memulai tahapan Pemilu 2024, terlebih lagi ada rekrutmen badan ad hoc yakni PPK. Kita dorong perempuan turut aktif khususnya di Kota Probolinggo,” jelas Upik.

Nantinya akan dibutuhkan sebanyak 25 PPK, kemudian PPS sebanyak 87 orang. Nantinya untuk mendaftar pelamar cukup mengunggah berkasnya melalui Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Ad Hoc (SIAKBA).

Dalam kesempatan itu, perempuan tak hanya diminta aktif dalam meningkatkan partisipasi. Namun, juga pengawasan dalam jalannya tahapan Pemilu.

Hal itu juga dilibatkan dengan dihadirkannya Bawaslu Kota Probolinggo, maupun lembaga pemantau Pemilu yang diharapkan perempuan ikut aktif mengawasi guna meminimalisir pelanggaran Pemilu.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *