BERITABANGSA.ID, JEMBER – Sepeda motor Honda Beat, milik Mahatma Fattah, anak dari wartawan PWI dan Tim Ahli Cagar Budaya, Kabupaten Jombang. Jawa Timur, yang ngekos di Jalan Kalimantan X Jember, disikat maling, Kamis (2/9/2025).
Kasusnya sudah dilaporkan ke Polisi dengan bukti nomor : LP/B/388/X/2025/SPKT/PolresJember/Polda Jatim.
Ceritanya, korban bernama Mahatma Fattah Rama Romansa (22), mahasiswa fakultas Sastra jurusan Sejarah asal Dusun Gudang RT 5 RW 1, Desa Pojokrejo, Kesamben, Jombang, ini seperti biasa memarkir motornya di Tempat Parkir Kos Asrama Jala yang beralamat Jalan Kalimantan X nomor 19 Kelurahan/Kecamatan Sumbersan-Jember, Rabu, 1 Oktober 2025, sekitar pukul 22.30 WIB.
Kata korban, sekira pada Kamis (2/10/2025), pukul 10.00 WIB dia kaget karena 1 unit motor merek Honda Beat Fi, warna hitam plat nomor S 2605 OAG, di Tempat Parkir Kos Asrama Jala Jalan Kalimantan X nomor 19, Sumbersari-Jember dalam keadaan dikunci setir tanpa tutup magnet sudah raib.
“Sebelum berangkat ujian, sekira pukul 10.00 WIB, sepeda motor di area Kos sudah tidak ada saya langsung melaporkan ke Polres Jember setelah ujian di Kampus,” ujarnya.
Sementara itu, Arief Yulianto, mantan wartawan Memorandum Timur, yang kini berkiprah di Media Bhirawa ini, kaget saat mendapat laporan dari anaknya.
“Saya suruh ujian dulu di kampus, lalu setelah itu melapor ke Polres Jember,” ujar, anggota Tim Ahli Cagar Budaya, Pemkab Jombang ini.
Dia berharap dengan laporan cepat itu, sepeda motor anaknya bisa segera ditemukan polisi. Dan pelakunya juga bisa segera ditangkap.
Dia mengatakan anaknya seperti biasa memarkir motor di area parkir kos, dan sebelum istirahat mengunci stang motor. Namun, tidak pakai tutup magnet.
“Saya menguatkan anak saya, tapi saya lihat dia cukup tenang. Saya yakin karena anak saya selama ini suka mandiri. Semoga polisi bisa segera menangkap pelakunya,” tegasnya.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id


















