Nasional

Sampaikan Optimisme Publik Atas Terpilihnya Erick Thohir Sebagai Ketua Umum PSSI, Gus Syafiq: Jangan Ragu Potong Satu Generasi

165
×

Sampaikan Optimisme Publik Atas Terpilihnya Erick Thohir Sebagai Ketua Umum PSSI, Gus Syafiq: Jangan Ragu Potong Satu Generasi

Sebarkan artikel ini
Foto: Erick Thohir bersama Ketua PW GP Ansor Jawa Timur Gus Syafiq
Foto: Erick Thohir bersama Ketua PW GP Ansor Jawa Timur Gus Syafiq

BERITABANGSA.ID – SURABAYA– Ketua PW GP Ansor Jatim, Gus Syafiq Syauqi memberikan pandangan dan catatan atas kabar gembira terpilihnya Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI periode 2023-2027.

Lebih lanjut, Gus Syafiq memberikan pandangannya tentang aspirasi perubahan PSSI oleh pecinta sepakbola tanah air.

Scroll untuk melihat berita

Tokoh pemuda Jatim itu menyampaikan tentang pentingnya merekrut sumber daya manusia (SDM) baru yang nantinya bertugas membenahi sepakbola nasional.

Hal tersebut menurut Gus Syafiq adalah dengan cara elegan dalam memutus mata rantai aus dan karatan yang selama ini gagal membuat sepakbola indonesia melaju kencang.

“Start awal yang harus ditempuh sebelum berbicara tentang perubahan adalah menyiapkan SDM bersih, berintegritas dan mengerti sepakbola Indonesia,” tegas Gus Syafiq saat ditemui di Kantor PW GP Ansor Jatim Jl. Pegangsaan No. 9 Surabaya. Jumat (17/02/2023).

“Pak Erick Thohir harus tegas berani potong satu generasi dan jangan takut untuk memulai perubahan ini, sebagai kader Ansor kita siap back up lahir batin,” lanjutnya.

Hal tersebut disebut oleh Gus Syafiq adalah aspirasi dari suara suporter sepakbola tanah air yang dari sisi idealismenya memandang problem utama sepakbola nasional adalah pengelola sepakbola nasional yang tidak berintegritas.

SDM berintegritas dan kompeten serta jauh dari konflik of interest masa lalu menurut Gus Syafiq masih banyak di republik ini dan siap untuk menghibahkan diri demi sepakbola nasional yang berprestasi.

“Setiap kongres PSSI dan gonta ganti ketua umum tapi jika masih belum ada penyegaran SDM di dalamnya, maka kita akan terjebak dalam mata rantai lama yang penuh masalah. Karena sebetulnya kepercayaan publik pada mereka sudah runtuh sejak lama. Kita bisa terbuka melihat sikap netizen selama ini tentang bagaimana trust publik hilang pada PSSI,” terangnya.

Gus Syafiq optimis berbekal pengalaman manajerial yang baik dan kepemimpinan yang tangguh, Erick Thohir mampu untuk melakukan perubahan sepakbola nasional menuju sepakbola profesional dan berprestasi.

“Semua prasyarat menuju sebagai negara berprestasi dalam sepakbola sudah kita punya. Bibit pesepakbola yang luar biasa melimpah di berbagai daerah,” tandasnya.

Kecintaan masyarakat pada sepakbola yang sangat tinggi dan suporter sepakbola yang militan adalah modal kuat menuju prestasi dunia. Hanya selama ini kita salah kelola saja.

“Optimisme publik begitu besar kepada Erick Thohir mengingat beliau mempunyai segudang pengalaman manajerial yang bagus dan pernah berkecimpung dalam industri sepakbola dunia ketika mengakuisisi klub Inter Milan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *