Kriminal

15 Pekerja yang Disandera KKB, Berhasil Diselamatkan TNI-Polri dan Warga

90
×

15 Pekerja yang Disandera KKB, Berhasil Diselamatkan TNI-Polri dan Warga

Sebarkan artikel ini
TNI-Polri
Tim gabungan TNI-POLRI saat menyelamatkan sandra yang akan dibunuh KKB

BERITABANGSA.ID-JAYAPURA – Sebanyak 15 orang pekerja bangunan Puskesmas di Distrik Paro, Kabupaten Nduga yang disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya berhasil dievakuasi oleh tim gabungan TNI-Polri.

Demikian diungkapkan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa.

Scroll untuk melihat berita

Dari 15 warga sipil pekerja pembangunan Puskesmas Paro Kabupaten Nduga yang disandera telah berhasil diselamatkan dan dievakuasi.

“Proses evakuasi melibatkan aparat gabungan TNI dan Polri menggunakan helikopter dan saat ini para warga sipil yang berhasil diselamatkan berada di Kenyam, Kabupaten Nduga. Terima kasih atas bantuan dan kerjasama dari semua pihak,” tegas Pangdam XVII/Cenderawasih

Sementara itu, Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI JO Sembiring di Timika, pada Rabu (08/02/2023) siang menyatakan 15 pekerja ini telah berhasil dievakuasi.

Danrem pun mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Nduga.

“Terimakasih kepada masyarakat yang telah membantu penyelamatan 15 orang pekerja yang telah disandera KKB pimpinan Egianus Kogoya,” ujar Danrem.

Katanya, bantuan masyarakat tersebut menunjukkan bahwa masih lebih banyak masyarakat yang tidak setuju dengan aksi teror dari kelompok Egianus Kogoya.

“Proses penyelamatan ini berkat keberanian para pekerja yang telah berusaha kabur dari hutan dengan bantuan masyarakat,” ungkap Danrem 172/PWY.

“Hari ini TNI-Polri telah berhasil mengevakuasi para pekerja dan sedang kami amankan. Saya rasa mereka pasti trauma sehingga kita akan fokuskan untuk pemulihan kondisi mereka, baik dari kondisi psikis dan fisik mereka,” tambah Danrem.

Danrem kembali menjelaskan bahwa 15 pekerja tersebut diancam oleh Egianus Kogoya akan dibunuh apabila tidak segera keluar dari Distrik Paro.

“Kita semua bersyukur masyarakat dengan sadar membantu sehingga mereka bisa melarikan diri keluar dari hutan dan berhasil dievakuasi TNI-Polri,” pungkasnya.

Sementara untuk pilot Pesawat Susi Air, Philip Mark Merhntens, Danrem menuturkan aparat gabungan TNI-Polri masih terus melakukan pencarian.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *