BERITABANGSA.ID, MADIUN – Para pensiunan peserta PT ASABRI (Persero) di wilayah Madiun diminta lebih waspada karena sering jadi sasaran penipuan dengan modus ada kenaikan manfaat pensiun 5 persen.
Sebut saja Setiono, salah seorang nasabah ASABRI. Baru-baru ini menerima telepon dari nomor tidak dikenal pukul 08.30 – 09.00 WIB.
Si penelepon mengaku sebagai petugas ASABRI, menyampaikan ada kenaikan manfaat pensiun senilai 5 persen, berlaku per 1 Desember.
Setiono lantas diminta memperbarui identitas pribadi, memberikan data biometrik sidik jari.
Korban curiga, apalagi saat si penelepon menyampaikan konfirmasi, bahwa melalui mitra menyebabkan penundaan antrean 3 x 24 jam.
Merasa ada kejanggalan, Setiono memilih tidak mengikuti instruksi penelpon. Ia lantas mendatangi BRI terdekat guna memastikan kebenaran informasi itu.
” Saya diminta memperbarui data via aplikasi mengisi identitas, dan sidik jari.
Di sini saya rasa ada yang janggal. Maka saya memilih konfirmasi ke BRI. Saya takut memberi data pribadi maupun rekening ke orang lain,” tegasnya.
Dugaan modus penipuan itu, memunculkan sekuritas data nasabah. Maka dari itu Advokat yang juga dosen Universitas Terbuka (UT), Suryajiyoso, meminta perlindungan data pribadi nasabah Asabri.
Permintaan identitas dan status kepesertaan, dari orang yang mengatasnamakan Asabri, harus diantisipasi.
Jika terus demikian maka sistem bocor dan ada potensi penyalahgunaan akses oleh pihak tertentu, menembus data.
“Kalau perlu ditelusuri dari mana pelaku mendapatkan informasi soal identitas dan status nasabah. Jangan langsung menyimpulkan terjadi kebocoran sebelum ada pemeriksaan yang jelas,” jelas Suryajiyoso.
Ia menegaskan, lembaga pengelola data masyarakat harus tanggung jawab menjaga keamanan informasi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.
“Jangan sampai data nasabah yang seharusnya dilindungi justru dimanfaatkan untuk melakukan penipuan. Jika ada indikasi kebocoran atau penyalahgunaan data, harus ditelusuri secara serius agar diketahui sumber dan pihak yang bertanggung jawab,” tambahnya.
Setiap informasi mengenai kenaikan manfaat pensiun maupun pembaruan administrasi sebaiknya dikonfirmasi melalui saluran resmi ASABRI atau bank mitra pembayaran.
Di lain pihak awak media saat mendatangi Kantor ASABRI Cabang Madiun, pihak karyawan menyampaikan kewenangan menjawab hanya di kantor pusat ASABRI, melalui nomor WhatsApp 0812-8237-1528 atau Call Center ASABRI 15000-43.















