BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Khadijah Surabaya ditutup dengan pentas seni yang menampilkan kreativitas para peserta didik baru, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah itu menjadi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan kemampuan seni sekaligus menandai berakhirnya proses adaptasi mereka terhadap lingkungan belajar baru.
Beragam penampilan disuguhkan dalam pentas tersebut. Mulai dari drama teatrikal, drama musikal, pembacaan puisi, hingga pertunjukan seni lainnya yang dipersiapkan selama rangkaian MPLS.
Seluruh penampilan mencerminkan semangat kolaborasi, keberanian tampil di depan publik, serta kemampuan siswa mengolah gagasan secara kreatif.
Namun, MPLS di SMA Khadijah Surabaya tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial maupun hiburan.
Sekolah memanfaatkan momentum ini untuk membangun fondasi karakter, budaya belajar, dan kecakapan digital yang dibutuhkan generasi muda.
Selama pelaksanaan MPLS, para siswa memperoleh pembekalan mengenai literasi digital dan penggunaan internet secara bijak yang disampaikan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika.
Selain itu, pihak kepolisian memberikan edukasi mengenai perilaku remaja di era digital, termasuk pentingnya menjaga etika bermedia sosial serta menghindari berbagai bentuk penyimpangan yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Kepala SMA Khadijah Surabaya, Muhammad Iqbal, mengatakan peserta didik baru tahun ini menunjukkan antusiasme dan kreativitas yang berbeda.

Menurutnya, para siswa tidak hanya dikenalkan dengan lingkungan sekolah, tetapi juga diarahkan menghasilkan karya yang memiliki nilai edukatif.


















