Pemerintahan

Genjot PAD, DPRD Sidoarjo Dorong Pembenahan Sistem, Infrastruktur, dan Digitalisasi Parkir

13
×

Genjot PAD, DPRD Sidoarjo Dorong Pembenahan Sistem, Infrastruktur, dan Digitalisasi Parkir

Sebarkan artikel ini
PAD
Anggota DPRD Sidoarjo Muh Zakaria Dimas Pratama, S.Kom didampingi KUPT Parkir Dinas Perhubungan Sidoarjo saat menjadi Narasumber dalam acara Sosialisasi dan Pembinaan Petugas Parkir di salah satu hotel Sidoarjo.

BERITABANGSA.ID, SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama DPRD memperkut sistem guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) salah satunya melalui sektor parkir.

Langkah konkret yang dilakukan adalah melalui kegiatan sosialisasi dan pembinaan petugas parkir se-Kabupaten Sidoarjo yang diikuti oleh seluruh juru parkir (Jukir) di berbagai wilayah.

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi besar penataan parkir yang tidak hanya menekankan ketertiban di lapangan, tetapi juga mendorong transformasi sistem menuju pengelolaan berbasis teknologi.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo, Budi Basuki menegaskan penertiban dan penguatan integritas petugas parkir menjadi kunci utama dalam pembenahan sektor ini.

“Melalui kegiatan ini, kami menekankan pentingnya ketertiban dan integritas seluruh petugas parkir. Juru parkir harus bekerja sesuai aturan, menggunakan atribut resmi, menarik retribusi sesuai ketentuan, serta menghindari praktik-praktik yang merugikan masyarakat maupun daerah. Integritas adalah pondasi utama agar pengelolaan parkir berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya, Kamis (02/04/2026.

Pak BB, sapaan akrab Budi Basuki menambahkan, bahwa penertiban di lapangan akan terus diperkuat sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan parkir.

Dalam kegiatan tersebut, para juru parkir diberikan pemahaman terkait tarif resmi, standar pelayanan, penggunaan atribut, serta pentingnya setoran retribusi yang sesuai ketentuan.

Sementara itu, Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Sidoarjo, Muh Zakaria Dimas Pratama, menekankan bahwa penguatan infrastruktur parkir harus diiringi dengan penerapan sistem teknologi yang terintegrasi.

“Komisi C mendorong penguatan infrastruktur, sarana, dan prasarana parkir sekaligus penerapan Smart CCTV atau AI CCTV dengan sistem Vehicle Counting Camera yang mampu menghitung jumlah kendaraan serta memisahkan jenis kendaraan seperti sepeda motor dan mobil. Ini penting untuk memastikan data parkir lebih akurat dan menjadi dasar peningkatan PAD,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Dimas, pengembangan Smart Parking System Camera perlu menjadi prioritas dalam mendukung sistem parkir modern di Sidoarjo.

“Ke depan, sistem parkir harus terintegrasi, di mana kamera tidak hanya memantau, tetapi juga mampu mendeteksi slot parkir, menghitung tingkat okupansi, serta melakukan monitoring secara real-timeyang terhubung langsung dengan dashboard Dinas Perhubungan. Dengan sistem ini, pengawasan menjadi lebih efektif dan potensi kebocoran retribusi bisa ditekan,” pungkasnya.

Melalui kegiiatan ini Ke depan diharapkan keberhasilan pengelolaan parkir tidak hanya diukur dari meningkatnya PAD, tetapi juga dari tumbuhnya kesadaran kolektif—baik dari petugas maupun masyarakat—untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan transparansi.

Dengan komitmen yang kuat, sektor parkir dapat menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung pembangunan daerah serta mewujudkan Sidoarjo sebagai kota yang lebih tertata, maju, dan berdaya saing.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60