Pemerintahan

Di Ngusikan Jombang, Wiwin Sumrambah Diwaduli Bantuan Lapak UMKM Hingga Alsintan

5
×

Di Ngusikan Jombang, Wiwin Sumrambah Diwaduli Bantuan Lapak UMKM Hingga Alsintan

Sebarkan artikel ini
Wiwin Sumrambah
Tampak Wiwin Sumrambah, saat Menyampaikan Sambutannya. Foto: Faiz Beritabangsa.id.

BERITABANGSA.ID, JOMBANG – Ratusan warga menghadiri reses Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, di Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, Jumat (31/7/2026) siang.

Berasal dari berbagai latar belakang profesi, mulai petani, pelaku UMKM hingga masyarakat umum, warga memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan beragam persoalan yang mereka hadapi.

Bagi Wiwin, reses bukan sekadar agenda rutin anggota legislatif.Kegiatan itu dijadikannya sebagai ruang untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat sekaligus memetakan persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah.

Politisi Fraksi PDI Perjuangan itu sengaja mengemas jalannya reses secara santai agar masyarakat merasa nyaman menyampaikan keluhan maupun usulan tanpa rasa sungkan.

“Makanya tadi saya minta ke tim panitia agar acaranya dibuat santai, supaya peserta reses nyaman dan tidak takut menyampaikan berbagai aspirasinya. Jadi setiap turun ke desa-desa saya memang berusaha mendalami, bertanya, sekaligus mengamati apa yang benar-benar urgen dan dibutuhkan masyarakat,” ujar Wiwin dalam keterangannya.

Setelah acara dibuka, dialog interaktif pun berlangsung. Satu per satu warga menyampaikan aspirasi mereka. Berbagai usulan mencuat, mulai dari permohonan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), pembangunan infrastruktur jalan, bantuan peternakan, hingga dukungan permodalan dan fasilitas bagi pelaku UMKM.

Menurut Wiwin, seluruh aspirasi yang disampaikan warga akan terlebih dahulu diverifikasi sebelum diajukan sebagai usulan program kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Semua aspirasi tadi sudah saya catat. Selanjutnya akan kami pelajari bersama mana yang memang layak dan menjadi prioritas untuk diajukan. Setelah itu baru kami kirim ke provinsi agar bisa mendapat dukungan melalui program-program dewan,” jelasnya.

Ia menyebut, kebutuhan masyarakat Ngusikan cukup beragam. Selain sektor pertanian yang masih menjadi perhatian utama, pembangunan jalan lingkungan dan jalan usaha tani juga banyak diusulkan warga.

Tak hanya itu, bantuan bagi kelompok peternak serta pelaku UMKM, khususnya ibu rumah tangga, turut menjadi aspirasi yang mendominasi.

“Tadi ada yang mengusulkan bantuan alsintan, pembangunan jalan kampung dan jalan usaha tani, bantuan peternakan, hingga bantuan UMKM untuk ibu-ibu rumah tangga. Alhamdulillah kegiatan berjalan interaktif dan lancar. Semoga semua aspirasi yang menjadi prioritas bisa diperjuangkan dan direalisasikan sesuai harapan masyarakat,” pungkasnya.

Salah seorang peserta reses, Kholifah, mengaku berharap pemerintah memberikan perhatian terhadap para pedagang yang berjualan di lingkungan SD Negeri Sumbernongko, Kecamatan Ngusikan.

Selama ini, para pedagang belum memiliki tempat usaha yang layak karena sekolah tersebut belum dilengkapi kantin maupun deretan kios.
Akibatnya, para pedagang harus berjualan di lokasi seadanya sehingga terlihat kurang tertata.

“Sekolah itu belum memiliki ruko atau kantin, Bu. Jadi kami berjualan di tempat seadanya sehingga kurang rapi. Mudah-mudahan pemerintah bisa membangunkan kantin atau ruko sekolah agar ibu-ibu yang berjualan memiliki tempat yang lebih layak,” harap Kholifah.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60