Pemerintahan

Pemkab Jember Catat PAD Rp1 Triliun Selama 2025

28
×

Pemkab Jember Catat PAD Rp1 Triliun Selama 2025

Sebarkan artikel ini
PAD Jember
Bupati Jember, Muhammad Fawait

BERITABANGSA.ID, JEMBER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mencatat capaian penghasilan asli daerah (PAD) selama tahun 2025 berhasil surplus Rp1 triliun.

Bupati Jember, Muhammad Fawait menyebut angka tersebut adalah terbesar sepanjang sejarah, sejak diberlakukannya otonomi daerah di Indonesia.

“Alhamdulillah PAD kita akhirnya bisa tembus angka Rp1 triliun. Ini terbesar sepanjang sejarah, sejak diberlakukannya otonomi daerah sejak 1999. Ini adalah bukti bahwa potensi daerah Jember sangat besar dan bisa dikelola secara optimal,” kata Bupati Fawait, saat menghadiri acara Refleksi Akhir Tahun 2025 bertajuk “Setahun Berkarya, Maju Bersama Masyarakat Kabupaten Jember” yang berlangsung di Hotel Rembangan, Rabu 31 Desember 2025.

Dengan capaian kemandirian fiskal daerah itu, Fawait mengaku lebih optimis menyongsong kemajuan Jember ke depan. Ia menyebut beberapa fokus utama pemerintahannya di 2026 yakni pengentasan kemiskinan, penataan birokrasi serta pembangunan infrastruktur strategis.

“Saya berharap angka kemiskinan di Jember berada di bawah 200ribu jiwa,” harapnya.

Dalam acara refleksi akhir tahun 2025 tersebut, Bupati Fawait juga menyoroti keberhasilan pelaksanaan program Universal Health Coverage (UHC) yang menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Jember.

Selain itu, perhatian terhadap sektor keagamaan dan pendidikan juga terus diperkuat melalui pemberian insentif bagi guru ngaji serta penyelesaian program beasiswa pendidikan yang mencakup pembiayaan Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga biaya hidup bagi lebih dari 7.000 mahasiswa.

“Kami ingin memastikan akses pendidikan terbuka seluas-luasnya bagi putra-putri Jember. Tidak boleh ada yang berhenti kuliah hanya karena persoalan biaya,” tegasnya.

Pada sektor konektivitas, Bupati Jember menyampaikan bahwa Bandara Jember kini telah melayani penerbangan dengan rute Jakarta dan Bali. Keberadaan rute tersebut dinilai strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat, dunia usaha, serta memperkuat akses Kabupaten Jember terhadap berbagai program pemerintah pusat.

“Konektivitas udara ini menjadi pintu masuk percepatan pembangunan dan mempermudah koordinasi dengan pemerintah pusat,” ungkap Fawait.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60