BERITABANGSA.ID, JOMBANG – Siang itu, halaman Toko Swalayan Borobudur di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, tampak berbeda dari biasanya. Di teras toko yang biasanya hanya menjadi tempat orang berlalu-lalang, Sabtu (7/3/2026), sekelompok anak yatim duduk rapi dengan wajah penuh harapan.
Sesekali terdengar tawa kecil mereka. Namun di balik itu, ada rasa haru yang sulit disembunyikan. Hari itu, mereka diajak langsung oleh Anggota DPRD Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, untuk memilih sendiri baju Lebaran yang akan mereka kenakan di hari raya mendatang.
Kegiatan sosial itu dilakukan Wiwin bersama jajaran Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jombang. Belasan anak yatim dari Desa Pulo, Kecamatan/Kabupaten Jombang, turut serta dalam momen yang dinilai sederhana namun penuh makna.
Dengan langkah perlahan, Wiwin menggandeng tangan beberapa anak perempuan menuju bagian toko yang menjual pakaian. Dari belasan anak yang hadir, ia memilih tiga anak perempuan untuk didampinginya secara langsung.
“Saya pilih tiga anak perempuan ini karena ingin merasakan sensasi punya anak perempuan. Dan subhanallah, mereka ini anak-anak yang berhati mulia dan punya karakter yang baik,” ujar Wiwin dengan mata yang mulai berkaca-kaca.
Sepanjang berjalan di lorong toko, tangan anak-anak itu tak pernah ia lepaskan. Wiwin membiarkan mereka memilih pakaian yang mereka sukai untuk dikenakan saat Lebaran.
Namun, tidak semua anak langsung berani memilih. Sebagian terlihat malu-malu. Mereka hanya memandangi deretan pakaian yang tergantung rapi. Melihat itu, Wiwin dengan senang menawarkan satu per satu baju yang menurutnya cocok.
“Saya tadi persilakan mereka memilih sesuai isi hatinya. Tapi ada yang malu-malu. Jadi kita yang mencoba memahami, menawarkan baju yang kiranya pas untuk dipakai saat Lebaran. Rasanya hati ini sangat tenang dan bahagia,” katanya.
Tak lama kemudian, satu per satu anak mulai menemukan baju pilihannya. Senyum pun mulai merekah di wajah mereka.
Momen paling mengharukan terjadi ketika seorang anak perempuan yang baru saja menerima baju pilihannya tiba-tiba mencium tangan Wiwin, lalu memeluknya erat. Seolah tak kuasa menahan hati yang tersentuh dirasa, akhirnya air mata Wiwin pun pecah seketika.
“Tadi tiba-tiba mereka salaman dan memeluk saya. Itu cara mereka berterima kasih. Ada juga yang bilang, ‘terima kasih ibu, semoga kebaikannya dibalas Tuhan’. Ya Allah, rasanya indah sekali bisa berbagi senyuman dengan mereka yang benar-benar membutuhkan,” ungkapnya sembari mengusap air mata di pipinya.
Setelah berbelanja, Wiwin kembali mengajak anak-anak itu duduk di teras toko. Ia berbincang santai, menyemangati mereka, sekaligus menitipkan amplop kecil sebagai bentuk perhatian. Tak lupa di akhir pertemuan, Wiwin mengajak anak-anak itu saling mendoakan.
“Marilah kita sama-sama berdoa ya, Nak. Semoga kita semua diberikan keselamatan, kesehatan, dan kelancaran dalam hidup. Jangan lupa tetap semangat,” ucapnya sembari tersenyum.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir pula Sumrambah, suami Wiwin yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jombang. Ia bersama para anggota fraksi turut mendampingi dan membelanjakan kebutuhan baju Lebaran bagi anak-anak yatim tersebut.
Menurut Sumrambah, kegiatan itu merupakan bentuk sederhana kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian.
“Kami mengajak Fraksi PDI Perjuangan untuk berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim dari Desa Pulo ini. Setidaknya, mereka bisa memilih langsung baju yang akan dipakai saat Lebaran nanti,” ujarnya.
Ia menambahkan, aksi sosial tersebut adalah langkah kecil untuk menghadirkan nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga langkah kecil ini bisa menghadirkan senyuman dan harapan bagi masa depan mereka. Karena sejatinya, politik juga harus menghadirkan kemanusiaan,” kata Sumrambah.


















