BERITABANGSA.ID, JOMBANG – Pemerintah Kabupaten Jombang, Jawa Timur, kembali mengucurkan anggarandari APBD 2026 untuk meningkatkan kualitas sarana pendidikan sebesar Rp1,1 miliar lebih untuk merehabilitasi enam Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN).
Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp 1.122.000.000. Dana tersebut digunakan untuk berbagai kegiatan, mulai dari rehabilitasi ruang sekolah hingga pembangunan ruang kelas baru (RKB).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang, Wor Windari, menyebut jumlah sekolah penerima rehab tahun ini memang lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya. Namun, ia memastikan perbaikan tetap menyasar fasilitas yang dinilai paling mendesak.
“Jumlah sekolah yang direhabilitasi tahun ini tidak sebanyak tahun lalu. Anggarannya sekitar Rp 1,1 miliar untuk enam SMP negeri,” kata Wor Windari di hadapan wartawan.
Salah satu sekolah yang mendapat sentuhan perbaikan adalah SMPN 1 Jombang. Sekolah ini memperoleh anggaran Rp 32 juta untuk rehabilitasi sedang hingga berat pada ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS).
Sementara itu, SMPN 2 Ploso mendapat alokasi Rp 150 juta yang difokuskan untuk rehabilitasi laboratorium. Adapun pembangunan ruang kelas baru dialokasikan untuk SMPN 4 Jombang dan SMPN 1 Diwek, masing-masing senilai Rp 198 juta.
Tak hanya ruang belajar, fasilitas penunjang tenaga pendidik juga menjadi perhatian. Rehabilitasi ruang guru dan ruang kepala sekolah dilakukan di SMPN 2 Jogoroto dan SMPN 2 Sumobito, dengan masing-masing sekolah menerima anggaran Rp272 juta.
“Total keseluruhan anggaran untuk enam SMPN tersebut mencapai Rp1,122 miliar,” tegas Wor Windari.
Selain bersumber dari APBD daerah, Wor Windari mengungkapkan sejumlah SMPN di Jombang juga berpeluang menerima bantuan melalui program revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat.
Namun hingga kini, daftar sekolah penerima program revitalisasi tersebut masih menunggu pengumuman resmi.
“Program revitalisasi tahun ini tetap ada. Tapi sekolah mana saja yang mendapatkan masih belum diumumkan,” pungkasnya.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id


















