Terkini

Gotong Royong Insan Pendidikan Usai Kemeriahan Mujahadah Kubro

15
×

Gotong Royong Insan Pendidikan Usai Kemeriahan Mujahadah Kubro

Sebarkan artikel ini
Mujahadah Kubro
Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai ikut terjun bersama Insan Pendidikan Malang Raya membersihkan sampah-sampah usai gelaran Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Stadion Gajayana Kota Malang. (Beritabangsa.id/istimewa).

BERITABANGSA.ID, MALANG – Gemuruh ribuan lantunan zikir telah reda. Namun, yang tertinggal di Stadion Gajayana, Kota Malang bukan hanya kenangan spiritual, melainkan juga jejak kehadiran puluhan ribu manusia, yakni gunungan sampah yang mengganggu pemandangan dan mengancam kebersihan ruang publik.

Usai pelaksanaan Mujahadah Kubro memperingati 1 Abad NU, Minggu (8/2/2026), sebuah pemandangan lain muncul. Bukan lagi kerumunan jemaah, tetapi lautan semangat gotong royong dari para insan pendidikan Malang Raya. Mereka bergerak bersama, mengubah sisa-sisa kemeriahan menjadi pelajaran nyata tentang tanggung jawab.

Aksi bersih-bersih ini diprakarsai oleh Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, yang mengajak seluruh jajaran pendidikan di bawah Cabdin Malang Raya untuk turun tangan. Yang hadir bukan hanya sebagai peserta upacara, tetapi sebagai relawan kebersihan: guru, siswa, kepala sekolah, hingga staf, bahu-membahu dengan petugas kebersihan dan relawan.

“Kegiatan besar harus diikuti dengan tanggung jawab besar. Ini adalah ruang kelas sesungguhnya untuk pendidikan karakter,” tegas Aries.

Baginya, memungut sampah yang ditinggalkan bukanlah pekerjaan rendahan, melainkan ibadah sosial yang nyata, mencerminkan semangat NU yang menjunjung kemaslahatan umat. Aksi ini secara gamblang membeberkan dampak riil sebuah event akbar, gunungan sampah yang, jika tak diatasi, akan menjadi warisan pahit bagi lingkungan.

Di saat yang sama, ia juga menunjukkan solusinya, kesadaran kolektif dan aksi nyata. Sampah-sampah itu pun berhasil dipetik maknanya, diubah menjadi teladan. Tak hanya raga stadion yang dibersihkan, tetapi juga pola pikir. Bahwa setiap kemeriahan jangan sampai meninggalkan dampak buruk bagi lingkungan

“Pelajaran tentang tanggung jawab paling mudah diajarkan dengan contoh, bukan kata-kata,” pungkas Aries.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60