BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Universitas Airlangga (UNAIR) menambah wajah baru ruang publik di lingkungan kampus melalui peresmian Plaza Airlangga.
Lebih dari sekadar bangunan fisik, plaza ini dirancang sebagai ruang terbuka yang inklusif, memadukan aktivitas akademik dengan kewirausahaan serta interaksi sosial masyarakat sekitar kampus.
Peresmian Plaza Airlangga dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Ekosistem Entrepreneurial dan Pengembangan Bisnis UNAIR, Profesor Doktor Koko Srimulyo, pada Senin (2/2/2026).
Dalam sambutannya, Koko menegaskan kehadiran plaza ini merupakan simbol komitmen UNAIR dalam mengembangkan ekosistem inovasi yang relevan dengan kebutuhan dunia nyata.
Menurut Koko, Plaza Airlangga diharapkan menjadi ruang temu antara gagasan akademik dan dinamika dunia usaha. Kampus, kata dia, tidak boleh berdiri sebagai menara gading yang terpisah dari realitas sosial dan ekonomi di sekitarnya.
Plaza Airlangga dirancang sebagai wadah penggerak perekonomian lokal, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah serta sektor ekonomi kreatif.
Melalui ruang ini, ide-ide segar mahasiswa diharapkan dapat berinteraksi langsung dengan pengalaman praktis para pelaku usaha dan kebutuhan riil masyarakat, dengan pendampingan dosen dan praktisi.
Ia juga mengajak seluruh civitas akademika serta masyarakat sekitar kampus untuk memanfaatkan fasilitas Plaza Airlangga secara optimal dan menjaga keberlanjutannya. Keberadaan ruang publik, menurutnya, hanya akan bermakna jika dihidupkan oleh partisipasi bersama.
“Semoga Plaza Airlangga menjadi berkah dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Universitas Airlangga sekaligus masyarakat,” ujarnya.
Dari sisi alumni, Sekretaris Pusat Pengurus Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR), Heraldha, S.Psi., menyambut baik peresmian Plaza Airlangga.
Ia menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya ruang kolaboratif yang digagas oleh alumni dan kini menjadi bagian dari ekosistem kampus.
Heraldha memandang Plaza Airlangga sebagai ruang bertumbuh yang mempertemukan alumni, mahasiswa, dan masyarakat. Baginya, UNAIR bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga rumah untuk pulang dan berkembang bagi para alumninya.
Dengan hadirnya Plaza Airlangga, ia menilai UNAIR membuka peluang yang lebih luas bagi mahasiswa dan alumni untuk berkolaborasi, berwirausaha, serta membangun jejaring yang berkelanjutan.
Pembangunan Plaza Airlangga sendiri diinisiasi oleh pengurus IKA UNAIR sebagai jembatan penghubung antara kampus, alumni, dan masyarakat.
Di dalam kawasan plaza ini tersedia berbagai fasilitas penunjang, mulai dari tenant makanan dengan harga terjangkau bagi mahasiswa, layanan medical tourism, hingga butik busana.
Kehadiran Plaza Airlangga menandai upaya UNAIR dalam memperluas peran perguruan tinggi sebagai aktor sosial dan ekonomi.
Kampus tidak hanya menjadi pusat produksi ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang publik yang hidup, adaptif, dan berpihak pada kolaborasi lintas komunitas.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.


















