Terkini

Bulan K3 Nasional 2026, PT Teknindo Geosistem Unggul Dorong Kesadaran Kesehatan Mental di Tempat Kerja

43
×

Bulan K3 Nasional 2026, PT Teknindo Geosistem Unggul Dorong Kesadaran Kesehatan Mental di Tempat Kerja

Sebarkan artikel ini
PT Teknindo Geosistem Unggul
Suasana saat pelatihan berlangsung.

BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 dimanfaatkan PT Teknindo Geosistem Unggul untuk menegaskan kembali makna K3 yang lebih utuh. Tak semata soal keselamatan fisik, perusahaan ini menggelar pelatihan bertajuk Mental Health Training In Workplace bertema Sadari Kesehatan Mental, Maknai Pekerjaan dengan Hati yang Berbahagia, di Hotel Aston Inn Surabaya, Rabu (28/1/2026).

Pelatihan yang menjadi agenda tahunan ini diikuti 50 karyawan PT Teknindo Geosistem Unggul. Kegiatan tersebut dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman karyawan terhadap pentingnya kesehatan mental di lingkungan kerja, sekaligus menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kesejahteraan psikologis sumber daya manusia.

Manager HRD PT Teknindo Geosistem Unggul, Perdana Anugerah Ilahi, mengatakan kesehatan mental merupakan faktor krusial yang sering luput dari perhatian dunia industri.

Menurutnya, kecemasan, stres kerja, dan overthinking kerap dianggap sebagai persoalan personal, padahal dampaknya langsung beririsan dengan produktivitas dan kualitas kerja.

“Pelatihan ini dimaksudkan agar karyawan memiliki kesadaran dan kemampuan untuk menangani kecemasan, stres, maupun overthinking di tempat kerja. Ketika hal-hal itu bisa dikelola dengan baik, produktivitas kerja akan lebih mudah tercapai,” kata Perdana.

Ia menambahkan, tujuan lain dari pelatihan ini adalah menumbuhkan rasa aman dan nyaman secara psikologis di lingkungan kerja.

Ruang kerja yang sehat, menurut dia, tidak hanya diukur dari standar keselamatan fisik, tetapi juga dari sejauh mana karyawan merasa dihargai dan diperhatikan kondisi mentalnya.

Pemateri pelatihan, Nurleila Jum’ati dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI), menekankan pentingnya kesadaran mental health sebagai bagian dari perjalanan hidup manusia, bukan semata urusan pekerjaan.

Ia menjelaskan bahwa dinamika kehidupan yang penuh tekanan dapat memicu stres dan overthinking, yang pada akhirnya berdampak pada kesehatan mental dan performa kerja.

“Karyawan perlu aware dan mampu mengenali kondisi mentalnya. Hidup bukan hanya soal pekerjaan, tapi tentang bagaimana menghadapi berbagai lika-liku kehidupan. Stres yang tidak dikelola akan berimbas pada kesehatan mental dan ujungnya pada produktivitas,” ujar Nurleila.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60