BERITABANGSA.ID, JOMBANG – Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II B Jombang gelar sosialisasi yang bertajuk “Bincang Pagi” pada Kamis (08/01/2026) di lapangan blok hunian Lapas Jombang. Kegiatan bersama ratusan warga binaan ini diinisiasi oleh jajaran seksi bimbingan narapidana dan anak didik (Binadik).
Rupanya kegiatan tersebut bermaksud upaya dalam memperkuat komitmen terhadap keterbukaan informasi dan peningkatan kualitas layanan permasyarakatan.
Demikian disampaikan langsung oleh Rd Epa Fatimah, Kasi Binadik dan Giatja Lapas Jombang.
“Bincang pagi bersama seluruh warga binaan ini tadi fokus pada sosialisasi hak-haknya, serta transparansi proses administratif. Syukur kegiatannya tadi berlangsung aktif dan kami juga membuka tanya jawab dari warga binaan,” ungkap Rd Epa Fatimah kepada awak media.
Tak sampai di situ, perempuan yang akrab disapa Bu Epa ini juga menekankan jika seluruh pelayanan yang ada di lapas diberikan secara gratis. Bahkan pihaknya menegaskan jika akan selalu terbuka, jika terdapat keluhan ataupun hal lain terkait proses pembinaan.
“Semua pelayanan tanpa ada pungutan, mulai dari pemberian remisi, integrasi, hingga pelayanan kesehatan dan lain sebagainya. Maka dari itu dialog interaktif bersama ini juga bertujuan untuk memangkas jarak komunikasi antara petugas dan warga binaan lapas,” jelasnya.
Lanjut disampaikan Epa Fatimah berharap agar warga binaan memahami dan mematuhi prosedur yang ada. Bahkan pihaknya menghimbau untuk seluruh warga binaan setempat, bisa berkelakuan lebih baik dan tidak pernah melanggar aturan. Sehingga bisa cepat kembali bersama keluarga dan diterima dengan baik oleh masyarakat ke depannya.
“Tidak boleh ada yang merasa bingung atau tertutup informasinya, karena pelayanan yang transparan adalah harga mati. Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan kesadaran, sehingga bisa dengan rajin mengikuti pembinaan dan tidak melakukan pelanggaran,” katanya.
Pantauan di lokasi, kegiatan bincang pagi tersebut ditutup dengan sesi tanya jawab oleh warga binaan. Mereka pun secara bergantian cukup antusias dan aktif untuk berdialog dengan Kasi Binadik dan Giatja Lapas Jombang.
“Terdapat berbagai macam pertanyaan, seperti mengenai progres usulan remisi dan program pembinaan kepribadian. Dengan adanya kegiatan rutin ini diharapkan tercipta suasana yang kondusif, harmonis dan bebas dari praktik pungli di dalam permasyarakatan,” pungkasnya.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.


















