Terkini

Sinergi BNPT dan Pemkab Malang Bina Napiter Sukses Panen Raya Perdana Jagung

37
×

Sinergi BNPT dan Pemkab Malang Bina Napiter Sukses Panen Raya Perdana Jagung

Sebarkan artikel ini

BERITABANGSA.COM-MALANG – Sinergi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sukses membina narapidana teroris (Napiter), berupa budidaya jagung.

Panen raya di lahan seluas 13 hektare di kawasan terpadu nusantara (KTN) Kecamatan Turen Kabupaten Malang, ini dilakukan Kamis (14/7/2022).

Bupati Malang, HM Sanusi mengatakan, untuk kepentingan bangsa tanah milik Pemkab Malang dipakai KTN di bawah pengawasan BNPT dimanfaatkan untuk warga binaan.

“Saya yakin Pak Wakil Menteri dan Pak Boy datang membawa barokah. Saya bahagia dikunjungi pejabat dari pusat maupun teknokrat yang akan memberi manfaat bagi kami, di Kabupaten Malang,” kata Bupati Malang usai panen raya perdana jagung di KTN Turen.

Sanusi bercerita awal mula terjadinya kesepakatan KTN di Turen ini saat Kepala BNPT berkunjung ke Malang, di Desa Duwek, Kecamatan Poncokusumo, melihat tanah seluas 400 hektare telah kerjasama dengan Perhutani.

“Pak Jenderal bilang saya, Kabupaten Malang punya tanah untuk project BNPT, saya bilang ada Bapak di Turen, seketika itu Pak Boy langsung mengatakan setuju dan cocok, dan saat ini hasilnya panen raya perdana jagung KTN di Turen, inilah bentuk kolaborasi nyata antara Pemerintah Pusat dengan Pemda,” jelas Abah Sanusi.

Aset Pemkab Malang yang pakai KTN ini seluas 16 hektare, namun 4 hektare yang baru bisa dimanfaatkan sisanya tidak lama sebanyak 12 hektare bisa digunakan.

“Karena ini tanah negara dan dipakai untuk kepentingan negara, kami persilakan karena sama-sama negaranya ya tetap bisa digunakan, dan launching soft opening KTN, saya mohon dibantu Pak Wakil Menteri,” terang Bupati Malang.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi mengaku terharu dengan adanya kolaborasi dan sinergitas ini untuk kepentingan rakyat Indonesia di tengah terpaan Covid 19 dengan anggaran yang minim masih bisa melakukan hal yang terbaik bagi bangsa.

“Sebelum saya ke Malang, saya melaporkan kepada Bapak Presiden bahwa saya besok kunjungan kerja ke Malang, saya menceritakan bahwa di Turen ada pembinaan para penyintas Napi Teroris,” terang Hasnul Qolbi.

Untuk masalah bangsa, pihaknya siap bermitra dengan siapapun untuk mendukung project BNPT ini membangun KTN lebih baik lagi.

Sementara tentang ketahanan pangan yang bisa menyentuh aspek masyarakat, pihaknya siap berkolaborasi untuk kepentingan bangsa dan negara.

“Jadi untuk para penyintas yang tadi testimoni tidak usah berkecil hati, saya bersyukur sekali pembinaan dari Pak Boy menunjukkan hasil yang sangat baik, ini ada salam dari Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden untuk warga Malang untuk mendukung terus program dari Pemerintah,” tandas Hasnul Qolbi.

Sebagai bentuk dukungan pada project BNPT ini Kementan membawa bantuan alat pertanian dan benih tanaman pertanian.

“Sebenarnya kami jauh – jauh hari ke Malang, baru kali ini bisa ke Malang memberi bantuan setelah dihubungi Pak Boy. Ayo kita bareng ke Malang melihat dari dekat KTN di sana,” cerita Hasnul Qolbi.

Kepala BNPT, Komjen Polisi Boy Rafli Amar mengapresiasi Kementan yang memberi kontribusi nyata di KTN ini. Tidak itu saja, dari BUMN dan perusahaan lain ikut berkontribusi di KTN ini.

“Saya Insyaallah atas izin Nya, tekad kami ingin mengembangkan fasilitas di sini lebih baik lagi dari waktu ke waktu. Kami sudah komunikasi dengan hubungan luar negeri terkait terorisme juga bisa mendukung program kita,” imbuh Boy Rafli Amar.

Dengan kerjasama di Turen ini, Boy Rafli Amar, mengatakan bisa menjadi sentra ekonomi baru sektor riil UMKM.

“Akhirnya, bisa mengenal sentra batik dari UMKM di Turen, makanan khas Turen bisa kita promosikan. Semoga bisa jadi tempat pemasaran produk UMKM dari masyarakat Kecamatan Turen,” ujarnya.

Dengan begitu ke depan akan menumbuhkan ekonomi masyarakat Kabupaten Malang dan khususnya warga Desa Turen.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *