Terkini

6 Santriwati Pesantren di Curahlele Dirawat di Puskesmas Sukorejo, Bukan Keracunan MBG

1
×

6 Santriwati Pesantren di Curahlele Dirawat di Puskesmas Sukorejo, Bukan Keracunan MBG

Sebarkan artikel ini

BERITABANGSA.ID, JEMBER – Sebanyak 6 orang santriwati Pondok Pesantren Darul Hikmah, Desa Curahlele, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember dirawat di Puskesmas Sukorejo, bukan karena keracunan akibat makan bergizi gratis (MBG).

Keenam santriwati tersebut datang ke Puskesmas setempat secara bersamaan pada Senin siang, 20 Juli 2026.

Halim, ayah kandung santriwati yang dirawat menyampaikan, putrinya sakit sejak Minggu malam, 19 Juli 2026.

“Anak saya sakit mual dan panas. Sakitnya sejak Minggu malam lalu pihak pesantren membawa ke puskesmas pada Senin siangnya, pukul 10.00 WIB bersama teman lainnya,” ujar Halim kepada Beritabangsa.id, Senin malam, 20 Juli 2026.

Halim menerangkan bahwa putrinya mondok sambil sekolah formal di pesantren tersebut.

Wartawan kemudian menanyakan apakah putrinya sakit karena MBG?

“Oh bukan karena MBG, hari sabtu dan minggu kan MBG libur, sedangkan anak saya sudah sakit di pondok sejak Minggu malamnya, jadi bukan sakit karena MBG, hanya sakit biasa,” jawab Halim.

Hal senada diungkapkan oleh Siti Aisyah, orangtua Nurul Azizah, santriwati pesantren Darul Hikmah, yang juga dirawat di puskesmas Sukorejo.

“Putri saya sakit perut sama pusing mulai Minggu malam. Anak saya sekolah di MA Darul Hikmah, sekaligus mondok di situ. Tadi yang nganterin (ke puskesmas) itu pengurus pondoknya,” kata Aisyah kepada Beritabangsa, Senin malam 20 Juli 2026.

Sebelumnya, sebuah video beredar di media sosial dengan narasi terdapat 6 santri pondok pesantren di wilayah Balung masuk puskesmas Sukorejo secara bersama, diduga karena keracunan MBG.

Visualisasi dalam video itu menggambarkan beberapa orang keluar dari mobil berwarna hitam, kemudian masuk ke dalam Puskesmas Sukorejo. Namun pengunggah menyamarkan (blur) wajah sebagian besar orang dalam video itu. Video itu diketahui muncul di platform facebook dan instagram pada Senin 20 Juli 2026.

Sementara itu, Abdul Faka Kepala SPPG Desa Curahlele menyesalkan beredarnya video tanpa klarifikasi tersebut.

“Video itu tanpa klarifikasi, murni opini pengunggah video tersebut. Saya tegaskan bahwa beberapa santriwati yang masuk Puskesmas Sukorejo itu murni karena sakit di pondoknya, bukan keracunan MBG,” ujar Faka melalui sambungan telepon pada Selasa pagi, 21 Juli 2026.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60