Terkini

Situasi Memanas, Aktivitas Tambang Galian C Sayutan Dihentikan, Dua Alat Berat Diamankan Polisi

1
×

Situasi Memanas, Aktivitas Tambang Galian C Sayutan Dihentikan, Dua Alat Berat Diamankan Polisi

Sebarkan artikel ini
Tambang Galian C

BERITABANGSA.ID, MAGETAN – Ketegangan terkait aktivitas tambang galian C di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, mencapai puncaknya. Ratusan warga yang sejak awal menolak keberadaan tambang tersebut mendesak penghentian total aktivitas penambangan serta meminta seluruh alat berat dipindahkan dari lokasi.

Meningkatnya eskalasi di lapangan membuat aparat kepolisian mengambil langkah pengamanan.

Pada, Jumat (5/6/2026), Dua unit alat berat yang 0berada di area tambang dievakuasi dan diamankan ke Mapolres Magetan dengan pengawalan ketat guna mencegah terjadinya konflik yang lebih besar.

Perwakilan warga, Dakun, mengatakan masyarakat sebenarnya telah berupaya menahan diri sambil menunggu keputusan dari pihak-pihak terkait. Namun hingga kini belum ada kepastian yang dianggap mampu menjawab tuntutan warga.

“Kondisi sudah panas. Warga sebenarnya sudah menunggu dan bersabar, tetapi sampai sekarang belum ada keputusan yang jelas. Dari pagi menunggu hasil, ternyata belum ada kepastian,” ujar Dakun.

Di tengah meningkatnya ketegangan, aparat kepolisian bersama sejumlah pihak melakukan mediasi di lokasi. Salah satu langkah yang disepakati adalah penghentian sementara aktivitas tambang disertai pengamanan alat berat keluar dari area penambangan.

Kapolsek Parang AKP Sukarno menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

“Kondusivitas keamanan, kami amankan dua alat berat dan warga menyetujuinya,” kata AKP Sukarno.

Menurutnya, pengamanan alat berat tidak hanya bertujuan meredam ketegangan, tetapi juga mengantisipasi potensi tindakan perusakan yang dapat menimbulkan persoalan hukum baru. Setelah alat berat dievakuasi dari lokasi, situasi berangsur-angsur mereda dan massa yang sebelumnya bertahan di area tambang mulai membubarkan diri.

Meski demikian, penolakan warga terhadap aktivitas tambang di Desa Sayutan masih terus berlanjut. Warga menegaskan akan terus mengawal proses penyelesaian persoalan tersebut hingga ada keputusan yang memberikan kepastian atas tuntutan mereka.(ipung)

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60