Pendidikan

Haflah Miladiyah ke-8 SD Khadijah Wonorejo: Merawat Kreativitas, Teguhkan Jihad Intelektual

52
×

Haflah Miladiyah ke-8 SD Khadijah Wonorejo: Merawat Kreativitas, Teguhkan Jihad Intelektual

Sebarkan artikel ini
SD Khadijah Wonorejo
Penampilan siswa SD Khadijah Wonorejo saat menyanyikan lagu kebangsaan "Indonesia Raya". Foto: Mwd, Beritabangsa.id.

BERITABANGSA.ID, SURABAYA – SD Khadijah Wonorejo Surabaya menggelar haflah Miladiyah ke-8 bertajuk Gebyar Ekspresi Murid yang Inovatif, Lincah, dan Cemerlang (Gemilang), di Ballroom BG Junction, Surabaya, Sabtu (31/1/2026), sekaligus ruang ekspresi, dan refleksi arah pendidikan dasar yang berpijak pada kreativitas, prestasi, dan nilai keislaman.

Seluruh siswa SD Khadijah Wonorejo bersama para wali murid turut ambil bagian dalam perhelatan tahunan ini.

Beragam penampilan disuguhkan, mulai dari tari Remo, pencak silat, taekwondo, hingga drama kolosal bertema perjuangan arek-arek Suroboyo melawan penjajah.

Panggung haflah tidak sekadar menjadi ajang hiburan, melainkan medium pembelajaran historis dan karakter bagi peserta didik.

Momentum haflah tahun ini memiliki makna tersendiri. Selain menandai delapan tahun perjalanan SD Khadijah Wonorejo, pelaksanaannya bertepatan dengan Hari Lahir Jam’iyah Nahdlatul Ulama.

Hal ini tercermin dari pengangkatan tema drama resolusi jihad, yang menjadi benang merah antara pendidikan, sejarah, dan identitas kelembagaan sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Khadijah, bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama.

Kepala SD Khadijah Wonorejo, Muchammad Rochman Firdian, mengatakan haflah menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan kreativitas dan potensi yang dimiliki.

Menurut dia, pendidikan dasar tidak cukup hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga harus memberi ruang bagi ekspresi seni, olahraga, dan nilai kebangsaan.

“Yang menarik, kami mengangkat drama resolusi jihad karena haflah ini bertepatan dengan hari lahir Nahdlatul Ulama. Ini bagian dari upaya menanamkan nilai perjuangan dan ke-NU-an sejak dini,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa makna jihad yang ingin ditanamkan kepada siswa bukanlah dalam konteks fisik, melainkan jihad intelektual dan moral.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60