Entertainment

Lastri: Arwah Kembang Desa, Film Horor Karya Sutradara Asal Lumajang

88
×

Lastri: Arwah Kembang Desa, Film Horor Karya Sutradara Asal Lumajang

Sebarkan artikel ini
Film

BERITABANGSA.ID, LUMAJANG – Film horor “Lastri” Arwah Kembang Desa yang akan tayang pada pertengahan 2026 ini, disutradarai oleh anak bangsa asal Kota Lumajang, Hendri Tivo, dan sepenuhnya melakukan shooting di beberapa lokasi di Kota Lumajang.

Menurut Hendri, film ini menceritakan tentang arwah Lastri yang gentayangan setelah kematiannya, mengancam warga dan menghantui sosok misterius bernama Turenggo, diperankan oleh Gary Iskak, yang punya koneksi spiritual dengan Lastri, melibatkan drama keluarga, konflik emosional, serta kisah tragis di balik legenda tersebut.

“Ini adalah film yang menjadi karya terakhir mendiang Gary Iskak, memadukan horor mistis dengan unsur drama dan menjadi persembahan emosional untuknya,” jelas Hendri kepada media ini, Minggu (18/1/2026).

Kisah urban legend dari film ini adalah berbasis pada cerita rakyat populer, tentang Lastri, arwah yang kerap muncul dalam wujud kembang desa dan membawa teror mistis serta kesedihan, seperti dikutip dari.

Film ini fokus pada sosok Lastri, yang diperankan oleh Hana Saraswati, yang arwahnya gentayangan, berinteraksi dengan Turenggo, diperankan oleh Gary Iskak, yang kuat dan misterius, serta membawa bisikan dan trauma yang menghantui warga.

Film ini, diungkapkan Sutradara lulusan SDN Ditotrunan 01 (SD Lowo) Lumajang, menggabungkan horor yang dekat dengan nuansa tragis dan kelam legenda Lastri, dengan drama keluarga kuat serta konflik emosional.

Kata Hendri, kehadiran Gary Iskak sebagai Turenggo sangat emosional karena ini adalah film terakhirnya, beradu akting dengan putranya, Nando Hilmy, menciptakan kenangan berharga di lokasi syuting.

Para pemain, selain Hana Saraswati sebagai Lastri dan Gary Iskak sebagai Turenggo, ada Nando Hilmy sebagai Ali, ada Audy Bella sebagai Atmi, ada Yama Carlos sebagai Darman, dan lain-lainnya, yang diproduksi oleh rumah produksi Abelle Pictures.

“Film ini direncanakan tayang di bioskop setelah Lebaran 2026, yang mempunyai tujuan membangun antusiasme sambil memberikan penghormatan mendalam pada Gary Iskak sebagai karya penutupnya,” pungkas Hendri.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60