BERITABANGSA.ID, SURABAYA – ARTV SCHOOL kembali menunjukkan eksistensinya di industri kreatif lokal melalui produksi film terbaru berjudul Call 911. Dalam konferensi pers yang digelar Sabtu malam (25/4/2026), manajemen menegaskan bahwa film ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman sinematik yang tidak biasa, dengan alur cerita yang mematahkan ekspektasi penonton.
Management Talent Artv Production, Vianney Nana (Miss Nana, sapaan akrab, red) menyampaikan bahwa Call 911 mengusung pendekatan cerita yang bermain pada persepsi moral. Penonton, kata dia, akan dibawa ke dalam situasi yang tidak terduga, ketika batas antara baik dan buruk tidak lagi bersifat hitam-putih.
Ia menjelaskan, proses produksi saat ini masih berada pada tahap pengambilan gambar. Film tersebut dijadwalkan rilis pada Desember mendatang.
Dalam proyek ini, ARTV SCHOOL menggandeng aktris ibu kota, Lady Nayoan, sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas produksi sekaligus pembelajaran langsung bagi para siswa.
Menurut Miss Nana, kehadiran Lady Nayoan dinilai mampu menghidupkan karakter sekaligus menjadi tolok ukur profesionalisme di lokasi syuting.
Ia juga menekankan bahwa para siswa didorong untuk menampilkan akting natural, tanpa kesan artifisial.
Pendekatan tersebut menjadi salah satu kurikulum utama di ARTV SCHOOL dalam membentuk karakter aktor muda.
Produser film, Miss Lie Chen, menambahkan bahwa Call 911 menjadi langkah eksploratif ARTV SCHOOL dalam menjajal genre yang lebih menantang.
Selama ini, produksi mereka lebih dikenal dengan nuansa melankolis. Namun, melalui film ini, mereka mencoba keluar dari zona nyaman dengan menghadirkan intensitas emosi dan ketegangan yang lebih kuat.
Menurutnya, perubahan arah ini tidak hanya menjadi tantangan bagi siswa, tetapi juga membuka pengalaman baru dalam proses kreatif yang lebih kompleks.
Sementara itu, Lady Nayoan mengapresiasi kemampuan para siswa ARTV SCHOOL yang dinilainya memiliki potensi besar meski masih berusia muda.

Ia melihat adanya fondasi yang kuat dalam penguasaan karakter serta keberanian berekspresi di depan kamera.
Ia juga menyoroti pentingnya dukungan orang tua dalam proses pengembangan talenta.
Menurutnya, keterlibatan keluarga menjadi faktor penting yang membantu anak-anak tetap fokus dalam mengejar karier di dunia seni peran.
Di sisi lain, peran orang tua juga terlihat dalam proses latihan di luar studio. Salah satu wali siswa mengaku turut mendampingi anaknya dalam pendalaman karakter hingga penghafalan naskah, dengan tetap berkoordinasi bersama para mentor.
Film Call 911 melibatkan sejumlah siswa sebagai pemeran, di antaranya Agatha Stephanie Michaela Pamungkas, Berliana Alanah Hidayat, Athirah Rafysa Azzahra, Kimberly Tjoa, Zakaria Perkasa, Aurellia Esa, Farid Atallah Zaidan, Gracella Celena, Firzha Maulana Khrisnanda, Ardana Firza Ni Athallah, Aulia Azzahra Annisa Faiha, Abrielle Rewadekyi Semesta, dan Shaqila Z.D.
Kehadiran Call 911 sekaligus menegaskan kiprah ARTV SCHOOL sebagai salah satu lembaga pengembangan bakat seni peran di Surabaya yang konsisten mengorbitkan talenta muda.
Dalam beberapa tahun terakhir, ARTV SCHOOL aktif memproduksi karya film sekaligus menjadi ruang pembelajaran praktis bagi siswa untuk memahami industri perfilman secara langsung.
Melalui pendekatan berbasis praktik produksi, siswa tidak hanya dilatih dari sisi teknis akting, tetapi juga dikenalkan pada dinamika kerja profesional di dunia perfilman.
Langkah ini menjadikan ARTV SCHOOL sebagai salah satu motor penggerak lahirnya aktor dan aktris muda dari Jawa Timur yang mulai mendapat ruang di industri yang lebih luas.
Dengan produksi yang terus berkelanjutan, ARTV SCHOOL memperkuat posisinya sebagai inkubator talenta lokal yang berupaya menembus batas industri regional menuju panggung nasional.


















