Terkini

Usai Viral Sekolah Berlantai Tanah, Wabup Bojonegoro Datangi Lokasi

21
×

Usai Viral Sekolah Berlantai Tanah, Wabup Bojonegoro Datangi Lokasi

Sebarkan artikel ini
Wabub Bojonegoro
Wakil Bupati Nurul Azizah saat berkunjung langsung ke sekolah MI Silahul Muslimin di Dusun Koripan Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro. Foto: Suyati/Beritabangsa.id

BERITABANGSA.ID, BOJONEGORO – Wakil Bupati (Wabup) Bojonegori Nurul Azizah, akhirnya mendatangi Madrasah Ibtidaiyah (MI)I Silahul Muslimin, di Dusun Koripan, Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, yang viral di media sosial karena kondissinya berlantai tanah dan memprihatinkan di saat APBD daerah ini mencapai Rp7,8 triliun, terbesar II se Jatim.

Jumat, (5/12/2025), Wabup melihat bangunan gedung MI berdinding kayu bekas, berlantai tanah, dan mirip kandang sapi.

Sejak saat itu lembaga pendidikan itu resmi mulai dibangun ulang. Selama ini para siswa terpaksa belajar di sekolahan dengan tak nyaman, dinding berlubang, dan berlantai tanah.

Wabup Nurul Azizah, melihat langsung kondisi sekolah didamoingi sejumlah tokoh di antaranya , Kepala Kemenag setempat Amanullah, Direktur Pesantren Khoirunnas Nurul Hayat Kholid Rohman, Kepala Cabang Nurul Hayat – Suluh Adi Gunawan, Kepala Cabang Nurul Hayat Gresik Sulihul Amin, Kepala KUA Haji Nurhadi, Camat, Polsek, Koramil Tambakrejo, warga Koripan, Daplangu, dan sekitarnya.

Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, meletakkan batu pertama tanda dimulainya pembangunan gedung baru MI Silahul Muslimin.

Pembangunan kembali sekolah ini diinisiasi oleh LAZ Nurul Hayat Bojonegoro, didukung para donatur, tokoh masyarakat, dan jajaran pemerintah.

Bangunan darurat tersebut dibangun warga karena sekolah terdekat berada cukup jauh dari permukiman, sementara akses jalan sulit dilalui, terutama saat musim hujan.

Warga akhirnya berinisiatif mengundang guru dan mendirikan ruang belajar seadanya demi memastikan anak-anak tetap mendapatkan pendidikan.

Kini, melalui sinergi banyak pihak, MI Silahul Muslimin akan dibangun menjadi gedung bertingkat dengan 6 ruang kelas, membawa harapan baru bagi anak-anak Koripan dan Napis.

Dalam sambutannya, Nurul Azizah menyampaikan terima kasih atas inisiatif sosial yang dilakukan Nurul Hayat dan para donatur.

“Ini bentuk kolaborasi yang tidak hanya untuk urusan dunia, tetapi juga akhirat. InsyaAllah sekolah ini akan dibangun enam lokal bertingkat sebagai amal jariyah bagi warga Koripan dan sekitarnya,” ungkapnya.

Dia juga menegaskan masih banyak anak di wilayah tersebut yang belum bisa mengaji, sehingga kehadiran sekolah ini menjadi kebutuhan mendesak.

Perwakilan Nurul Hayat, Ustaz Kholid, menyampaikan bahwa pembangunan MI adalah hasil sinergi semua pihak.

“Nurul Hayat tidak mungkin bekerja sendiri. Kita kolaborasi dengan pemerintah, Kemenag, organisasi, instansi, dan para dermawan agar anak-anak di sini tidak tertinggal pendidikan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Bojonegoro, Doktor Amanullah, menyebut pembangunan ini sebagai momentum memperkuat layanan pendidikan keagamaan.

“Pendidikan adalah tempat mencetak generasi sholih dan sholihah. Sinergi seperti ini harus terus diperkuat,” tegasnya.

Warga Koripan dan Napis berharap pembangunan gedung baru dapat berjalan lancar, sehingga anak-anak tidak lagi belajar di ruang reyot dan segera menikmati pendidikan serta bimbingan agama yang layak.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60