Terkini

Menteri Wihaji Tinjau Keluarga Berisiko dan Resmikan PKKS di Lamongan

6
×

Menteri Wihaji Tinjau Keluarga Berisiko dan Resmikan PKKS di Lamongan

Sebarkan artikel ini

BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Kemendukbangga/BKKBN — Agenda percepatan penurunan stunting kembali memperoleh penegasan kuat dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Doktor Wihaji, melalui rangkaian kunjungan kerja maraton di Kabupaten Lamongan, Kamis (4/12/2025).

Dari memeriksa kondisi langsung keluarga berisiko hingga meresmikan pusat layanan pendampingan keluarga di pesantren, pemerintah menunjukkan komitmen bahwa intervensi penanganan stunting dilakukan secara konkret dan menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan.

Kunjungan ini menjadi bagian dari strategi penguatan percepatan penurunan stunting sekaligus peningkatan kualitas keluarga Indonesia.

Agenda dimulai di Dusun Sekar Putih, Desa Rancang Kencono, Kecamatan Sekaran, yang menjadi salah satu titik Keluarga Risiko Stunting (KRS) Genting.

Di lokasi tersebut, Wihaji meninjau kondisi rumah seorang ibu hamil delapan bulan yang masuk kategori risiko tinggi.

“Saya cek dapurnya, cek airnya, cek kondisi rumahnya. Memang layak dibantu. Insya Allah rumahnya akan kami bangunkan, ekonominya kami bantu modal, dan karena motornya hilang, insya Allah akan kami ganti,” ujar Wihaji.

Ia menekankan bahwa turun langsung ke lapangan merupakan instruksi Presiden agar penanganan stunting tidak terjebak pada wacana dan forum diskusi berkepanjangan. “Menyelamatkan satu orang sama dengan menyelamatkan satu generasi. Negara harus hadir,” tegasnya.

Dari Sekaran, rombongan bergerak menuju Pendopo Kabupaten Lamongan untuk menghadiri peluncuran Program SIDAYA (Lanjut Usia Berdaya, Wujud Cinta Nyata), yang bertujuan memperkuat layanan dan pemberdayaan lansia agar tetap produktif secara sosial maupun ekonomi.

Agenda berikutnya berlangsung di titik kedua KRS Genting di Desa Siman, Kecamatan Sekaran.

Di lokasi ini, Menteri Wihaji kembali meninjau keluarga risiko stunting, meliputi ibu hamil dan keluarga dengan baduta. Selain upaya perbaikan rumah, pemerintah juga memberikan dukungan peningkatan ekonomi sebagai langkah memperkuat ketahanan keluarga sehingga dapat mencapai standar hidup sehat.

Menjelang sore, rangkaian kegiatan berlanjut ke Pondok Pesantren Al-Fattah, Desa Siman. Menteri Wihaji mengikuti shalat Magrib dan Isya berjamaah serta melakukan silaturahmi dengan para pengurus pesantren.

Di kesempatan yang sama, ia meresmikan Pusat Konsultasi Keluarga Sakinah (PKKS), sebuah fasilitas layanan edukasi keluarga yang ditujukan untuk santri dan masyarakat sekitar dalam membangun keluarga yang berkualitas.

Dalam dialog bersama 1.000 santri, Wihaji menegaskan pentingnya pendidikan keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa.

“Negara ini akan baik bila dimulai dari unit terkecil: keluarga. Maka keluarga-keluarga harus dipersiapkan menjadi keluarga yang kuat dan baik agar melahirkan generasi penerus Indonesia yang berkualitas,” ujarnya.

Rombongan kemudian bermalam di Pondok Pesantren Al-Fattah sebagai bentuk penghormatan sekaligus kedekatan pemerintah dengan lingkungan pesantren.

Dalam seluruh rangkaian kegiatan, Menteri Wihaji didampingi Anggota DPR RI Labib serta Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA., M.EK. Bupati Yuhronur menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamongan terus memperkuat penanganan stunting melalui kolaborasi lintas sektor.

“Beberapa program sudah kami jalankan, termasuk program Genting yang melibatkan pengusaha dan orang tua asuh,” ujarnya.

Pada setiap titik kunjungan, Wihaji menekankan agar bantuan bagi keluarga risiko stunting tidak dipersulit oleh prosedur administrasi yang rumit.

“Kalau layak dibantu, ya dibantu. Tidak perlu syarat yang rumit. Itu bedanya dengan pemerintah daerah yang sering butuh banyak berkas,” ujarnya, yang disambut tawa masyarakat.

Rangkaian kunjungan kerja di Lamongan ini menjadi penegasan bahwa pemerintah berkomitmen hadir langsung di tengah masyarakat, memastikan program penurunan stunting dan pembangunan keluarga berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata.

“Dari pagi sampai malam, inilah bentuk komitmen kami. Insya Allah besok kami lanjutkan kembali pengecekan lapangan,” tutup Wihaji.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60