BERITABANGSA.ID, BLITAR – Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2025, Kabupaten Blitar, dialirkan ke Puskesmas pembantu (pustu) untuk kegiatan rehabilitasi fasilitas kesehatan.
Salah satu Pustu yang mendapatkan dana dan dalam proses pengerjaan yang terus berjalan adalah Puskesmas Surowadang, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.
Saat ini, pengerjaan fasilitas kesehatan itu telah mencapai 60- 90 persen, meliputi perbaikan atap bangunan, pembangunan ruang UGD, serta penataan area parkir ambulans. Pekerjaan ditarget selesai di akhir 2025.
Ika Krisnawati selaku Pj Klaster 1 Puskesmas Suruwadang, mengatakan bahwa perbaikan ini sangat membantu dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan.
“Dengan adanya dana rehabilitasi ini, tentunya sangat terbantu untuk memberikan pelayanan dan fasilitas kesehatan yang terbaik buat masyarakat,” tegasnya, Selasa (18/11/2025).
Menurutnya, pembenahan ruang pelayanan, perbaikan struktur bangunan, hingga fasilitas pemeliharaan yang lebih memadai akan memberikan kenyamanan bagi pasien maupun tenaga kesehatan .
“Dengan kondisi bangunan yang lebih representatif, kami bisa bekerja lebih aman dan fokus. Dengan gedung puskesmas yang baru dan lebih layak ini dapat meminimalkan risiko dan membuat pelayanan kami lebih maksimal kepada masyarakat,” ujarnya.
Tak hanya itu, dia juga menambahkan bahwa peningkatan kualitas fasilitas merupakan kebutuhan mendesak mengingat tingginya kunjungan pasien setiap harinya.
“Peningkatan kualitas fasilitas ini sangat penting sekali. Apalagi melihat dari kunjungan pasien yang setiap harinya terus meningkat,” tegasnya.
Sedangkan Muhdianto, Kabid Sumber Daya Kesehatan Kabupaten Blitar, secara terpisah mengatakan pembangun tersebut berjalan sesuai jadwal.
“InsyaAllah proses pembangunan dan perbaikan dipastikan rampung akhir tahun 2025. Dan dipastikan sesuai dengan apa yang sudah terjadwal,” ujarnya.
Sebagai penutup, Muhidianto mengatakan bahwa kondisi gedung yang layak sangat menunjang layanan promotif, preventif, maupun kuratif kepada masyarakat.
“Maka dari itu, rehabilitasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap fasilitas kesehatan milik pemerintah,” pungkasnya.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id


















