Pendidikan

Edukasi Bijak Bermedsos, Spensabaya Gelar ARSHA 2025

33
×

Edukasi Bijak Bermedsos, Spensabaya Gelar ARSHA 2025

Sebarkan artikel ini
Spensabaya
Dr. Agung Satyo Wibowo, SE., Ak., SH., MH., MM., CA., CPA (Aust)., Asean CPA., saat menyampaikan materi di ARSHA 2025.

BERITABANGSA.ID, SURABAYA – SMPN 1 Surabaya (Spensabaya) menggelar program ARSHA (Aksi Remaja Spensa Hebat) 2025 di aula sekolah dengan mengangkat tema bijak bermedia sosial menjaga etika dan jatidiri di dunia maya, Rabu (26/11/2025).

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Irmadita Citrashanty, Asteria Ratnawati Saroinsong, dan Agung Satyo Wibowo, yang masing-masing menyoroti tantangan penggunaan media sosial di kalangan remaja.

Para narasumber menegaskan pentingnya memahami etika digital, risiko kecanduan gawai, hingga potensi dampak psikologis akibat penggunaan media sosial yang tidak terkontrol.

Pesan yang mereka sampaikan merujuk pada kebutuhan pelajar saat ini untuk mampu memilah informasi, membangun perilaku berinternet yang sehat, serta menghindari jebakan interaksi dunia maya yang dapat merugikan diri sendiri.

Kepala SMPN 1 Surabaya, Eko Widayani, menjelaskan ARSHA merupakan program kolaboratif antara sekolah dan komite yang dirancang berdasarkan kebutuhan nyata para siswa.

Menurutnya, generasi digital membutuhkan pendampingan yang serius agar tidak tersesat dalam arus informasi yang tidak terbatas.

“Program ARSHA ini merupakan salah satu program kerja komite yang disinergikan dengan program sekolah. Kami mengidentifikasi kebutuhan putra-putri kami, dan salah satunya adalah pembekalan terkait bijak bermedia sosial. Era digital memiliki pengaruh luar biasa. Jika generasi penerus bangsa tidak mampu memilih atau berteman dengan internet yang sehat, mereka sangat mungkin terjerumus,” ujarnya.

Widayani menambahkan, materi yang disampaikan para narasumber sangat relevan dengan dunia Gen Z yang tumbuh dalam lingkungan digital. Ia menegaskan bahwa sekolah terus mendorong pelajar agar lebih bijak, bertanggung jawab, dan mampu membangun jati diri positif di media sosial.

Ketua Komite SMPN 1 Surabaya, Siska Citra Amalia, menyebutkan ARSHA 2025 dapat terlaksana berkat dukungan para wali murid dan donatur.

Ia menekankan bahwa isu literasi digital menjadi kebutuhan mendesak bagi siswa maupun orang tua.

“Kami berusaha menangkap isu yang sedang tren di kalangan anak-anak. Dari saran pihak sekolah dan juga dorongan Ibu Rini, Ibu Wali Kota Surabaya, disampaikan pentingnya mengadakan edukasi tentang bijak bermedia sosial bagi siswa dan juga orang tua. Tujuannya agar anak-anak tidak tersesat, karena efek buruk media sosial itu nyata dan mengerikan,” jelasnya.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60