Pendidikan

Edukasi Bijak Bermedsos, Spensabaya Gelar ARSHA 2025

33
×

Edukasi Bijak Bermedsos, Spensabaya Gelar ARSHA 2025

Sebarkan artikel ini
Spensabaya
Dr. Agung Satyo Wibowo, SE., Ak., SH., MH., MM., CA., CPA (Aust)., Asean CPA., saat menyampaikan materi di ARSHA 2025.

Ia berharap program ini mampu membentengi siswa dari risiko cyberbullying, paparan konten negatif, dan berbagai bentuk kejahatan digital.

Spensabaya
Kepala SMPN 1 Surabaya, Eko Widayani, SPd., MPd (dua dari kiri), dan Ketua Komite SMPN 1 Surabaya, dr. Siska citra Amalia, SpTHT-BKL (dua dari kanan) saat foto bersama usai wawancara. (Foto: Mwd, Beritabangsa.id).

Salah satu peserta, Azkiya Chiquita Shofi dari kelas 8D, mengaku memperoleh banyak wawasan baru setelah mengikuti ARSHA 2025.

Menurutnya, kegiatan ini membantu siswa memahami potensi bahaya bullying digital, risiko penyalahgunaan media sosial, serta dampak positif dan negatif yang mengiringinya.

“Dengan begitu saya bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial, karena tindak kejahatan di dunia maya lebih rawan bagi anak-anak dan remaja. Untuk saya sendiri, ini menjadi pengingat agar lebih waspada,” ungkapnya.

Di usia remaja awal, pelajar SMP berada pada fase perkembangan identitas yang sangat dipengaruhi lingkungan, termasuk media sosial. Platform digital seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp telah menjadi ruang interaksi utama bagi mereka.

Namun kurangnya kedewasaan emosional, kontrol diri, serta literasi digital membuat mereka rentan terhadap sejumlah risiko, seperti cyberbullying, manipulasi psikologis, kecanduan konten hiburan, dan penyebaran informasi palsu.

Program literasi digital seperti ARSHA hadir sebagai penyeimbang. Siswa perlu dibimbing untuk memahami prinsip dasar etika digital, antara lain menjaga privasi, berpikir sebelum membagikan sesuatu, memahami batasan interaksi sosial, serta belajar memilah konten yang bermanfaat dari yang merugikan.

Orang tua dan guru memegang peran penting untuk memberikan pendampingan rutin, bukan sekadar larangan, tetapi pendekatan dialogis yang memampukan anak untuk bertanggung jawab atas pilihan digitalnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60