Terkini

Material Letusan Sekunder Semeru Masih Mengalir di Sungai Regoyo

17
×

Material Letusan Sekunder Semeru Masih Mengalir di Sungai Regoyo

Sebarkan artikel ini
Semeru

BERITABANGSA.ID, LUMAJANG — Aktivitas letusan sekunder Gunung Semeru masih berlanjut. Aliran material panas dan lahar masih mengalir di Sungai Rejoso, dan anak sungai di arah tenggara. Situasi ini masih sangat membahayakan.

Pantauan di lapangan, Senin (25/11/2025), di sekitar Dusun Besuk Kobokan di Jembatan Gladak Perak kembali tertutup debu vulkanik tebal.

Hujan abu dan cipratan material lahar menyebabkan permukaan jalan menjadi licin dan jarak pandang pengendara sangat terbatas.

KBO Satlantas Polres Lumajang, Kompol Jauhar Ma’arif, mengimbau seluruh pengendara roda dua maupun roda empat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di kawasan tersebut.

“Kami minta masyarakat tidak memaksakan perjalanan bila tidak mendesak. Jalanan sangat licin, debu tebal membuat pandangan terganggu. Jangan pertaruhkan nyawa hanya karena ingin cepat sampai,” tegasnya.

Kompol Jauhar menambahkan pihak kepolisian bersama relawan dan BPBD masih memantau untuk mengantisipasi situasi. Rambu peringatan dipasang di beberapa titik rawan. Dia juga berharap masyarakat tetap sadar risiko.

Sementara itu, relawan yang berjaga di tepi sungai mengungkapkan bahwa suplai material panas dari puncak Semeru belum berhenti.

“Arus lahar panas masih mengalir. Kadang kelihatan tenang, tapi dalam waktu beberapa menit bisa menguat lagi. Yang paling berbahaya itu orang merasa sudah aman padahal ancaman masih ada,” ungkap Riski, relawan.

Ia menceritakan beberapa warga masih mencoba mendekat karena penasaran atau ingin memastikan kondisi lahan mereka.

“Mereka bilang cuma ingin lihat sebentar. Tapi satu langkah salah bisa jadi yang terakhir,” ujarnya.

Kondisi ini berdampak pada aktivitas ekonomi warga sekitar karena akses terbatas. Meski demikian pemerintah daerah memastikan keselamatan tetap menjadi prioritas utama.

Kompol Jauhar menegaskan potensi bencana susulan masih bisa terjadi.

“Gunung sedang tidak baik-baik saja. Kami mohon masyarakat tidak abai. Keselamatan keluarga dan diri sendiri jauh lebih penting dari apa pun,” ujarnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti informasi resmi dari PVMBG, BPBD, dan pemerintah daerah, serta menghindari informasi yang tak terverifikasi karena memicu kepanikan.

Para relawan dan petugas terlihat masih terus bekerja tanpa henti mengatur lalu lintas, mengamankan zona berbahaya, dan menenangkan warga.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60