Terkini

PLHUT Surabaya Diresmikan, Kemenag Jatim Dorong Sinergi Lintas Instansi

34
×

PLHUT Surabaya Diresmikan, Kemenag Jatim Dorong Sinergi Lintas Instansi

Sebarkan artikel ini
PLHUT
Momen foto bersama usai acara peresmian. Foto: Mwd, Beritabangsa.id.

BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Peningkatan mutu pelayanan haji dan umrah terus menjadi fokus Kementerian Agama. Hal itu tercermin dari peresmian Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) di Jalan Pregolan Bunder No. 6-8, Tegalsari, Surabaya, pada Selasa (4/11/2025).

Peresmian tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Doktor Haji Akhmad Sruji Bahtiar, bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Tegalsari dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Akhmad Sruji Bahtiar menegaskan bahwa kehadiran gedung PLHUT Surabaya diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi calon jemaah haji dan umrah.

Gedung ini, kata dia, bukan hanya menjadi sarana pelayanan administratif, tetapi juga pusat informasi dan konsultasi bagi masyarakat yang hendak menunaikan ibadah haji dan umrah.

“Dengan adanya PLHUT ini, calon jemaah dapat memperoleh informasi secara terpadu dan terarah. Kita ingin memastikan pelayanan yang diberikan semakin mudah, cepat, dan transparan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

“Kita tidak bisa berdiri sendiri. Perlu sinergi antara berbagai pihak, baik Imigrasi, Perhubungan, perbankan, TNI, Polri, dan instansi lainnya. Kesuksesan haji dan umrah bukan hanya milik satu lembaga, melainkan keberhasilan kita bersama,” tegasnya.

Kakanwil menambahkan, Kementerian Agama berkomitmen untuk memperluas pembangunan PLHUT di berbagai daerah. Hingga saat ini, tercatat sudah ada 31 pusat layanan serupa di Indonesia, dan pada tahun 2026 ditargetkan akan bertambah lima unit lagi.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat sistem pelayanan haji dan umrah secara nasional.

Terkait dengan kebijakan Umrah Mandiri, Akhmad Sruji Bahtiar menyatakan bahwa Kementerian Agama mendukung sepenuhnya kebebasan jemaah untuk menentukan pilihan.

Namun, ia mengingatkan agar setiap calon jemaah tetap memperhatikan aspek legalitas dan profesionalitas penyelenggara perjalanan.

“Yang terpenting, pelaksanaan ibadah berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan. Kami selalu memantau mitra Kemenag, baik travel maupun Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” tuturnya saat dikonfirmasi Beritabangsa.id.

H. Ansori saat wawancara. Foto: Mwd, Beritabangsa.id.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk mendaftar melalui travel dan KBIHU yang memiliki izin resmi dan rekam jejak terpercaya. Dengan begitu, potensi terjadinya kerugian atau kendala selama proses ibadah dapat diminimalisir.

Sementara itu, Haji Anshori dari DPD KBIHU Surabaya turut menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Kementerian Agama.

Ia berharap agar sinergi antara Kementerian Agama dan Kementerian Haji dapat berjalan semakin baik, terutama dalam upaya peningkatan mutu pelayanan jemaah.

“Kementerian Haji masih baru, dan tentu memerlukan dukungan dari berbagai pihak. Kita berharap keberadaannya dapat membawa pembaruan dalam pelayanan ibadah haji dan umrah,” ujarnya.

Ia menilai, keberadaan Kementerian Haji akan membuat fokus layanan terhadap jemaah menjadi lebih tajam.

“Kalau di Kemenag, tanggung jawabnya luas, ada pendidikan, pesantren, madrasah, dan lain-lain. Sedangkan Kementerian Haji bisa lebih fokus pada pelayanan jemaah,” tegasnya.

Terkait Umrah Mandiri, Haji Anshori mengingatkan calon jemaah agar berhati-hati dan memahami tata cara serta aturan ibadah secara benar.

“Umrah bukan hanya soal biaya. Ada ilmu dan tata caranya yang harus dipahami. Karena itu, bijaklah dalam memilih penyelenggara dan jangan asal murah,” pesannya.

Melalui peresmian PLHUT Surabaya ini, diharapkan pelayanan haji dan umrah di Jawa Timur dapat semakin terintegrasi, transparan, dan efisien.

Komitmen Kementerian Agama dan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan menjadi fondasi penting untuk mewujudkan penyelenggaraan ibadah yang lebih profesional dan berorientasi pada kepuasan jemaah.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60