BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Perayaan satu tahun berdirinya Starlight Community berlangsung megah dan penuh warna di Ballroom Grand City Convex, Jumat (3/10/2025).
Mengusung tema “Mamma Mia! Spectacular Theatrical Dance Show”, acara berdurasi empat jam itu menyuguhkan pertunjukan teatrikal dan tarian ballroom dari para murid Surabaya International Ballroom Dancesport Academy (SIBDA), akademi tari yang didirikan oleh Hadi Tjahjono.
Sekitar 450 tamu undangan larut dalam kemeriahan malam perayaan tersebut. Panggung gemerlap semakin istimewa dengan penampilan Puspitadewi Prijadi, sponsor tunggal acara sekaligus murid SIBDA, yang tampil memikat lewat aksi bernyanyi, menari, hingga berperan dalam pertunjukan teatrikal.
“SIBDA bukan hanya tempat belajar tari. Di sini saya belajar disiplin, kebersamaan, dan rasa percaya diri. Saya bangga menjadi bagian dari keluarga besar ini,” ujar Puspitadewi yang juga menjabat sebagai Presiden Direktur PT Matahari Sakti.
Ia menambahkan, menari bukan semata hiburan, tetapi juga aktivitas yang memberikan manfaat bagi kesehatan fisik dan mental.
“Menari memperkuat otot, menjaga kesehatan jantung, melatih keseimbangan, mengurangi stres, dan meningkatkan rasa percaya diri,” imbuhnya, sambil mengajak masyarakat untuk ikut merasakan manfaat positif dari kegiatan menari.
Pendiri SIBDA, Hadi Tjahjono, menyampaikan rasa syukur atas perkembangan komunitas yang kini menaungi lebih dari 200 anggota aktif dan 150 murid.
Ia menekankan bahwa sejak awal SIBDA berdiri, visi utamanya adalah menjadikan ballroom dance sebagai sarana ekspresi universal yang mampu menyatukan, menginspirasi, dan membangun karakter.
“Banyak murid yang tidak hanya berprestasi di panggung, tetapi juga tumbuh lebih percaya diri dan menemukan persahabatan baru. Itulah nilai sejati dari seni tari,” ungkap Hadi.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh tim pengajar, staf, serta para orang tua murid yang telah mendukung perjalanan SIBDA.
Secara khusus, ia berterima kasih kepada Puspitadewi Prijadi atas dukungan dan kontribusinya yang konsisten terhadap pengembangan akademi.
Selain menjadi momentum peringatan ulang tahun, Starlight Community juga menjadikan malam tersebut sebagai ajang berbagi.
Puspitadewi bersama Hadi menyerahkan donasi kepada Panti Asuhan Agape dan Panti Asuhan Cahaya Insani sebagai wujud kepedulian sosial.
Kemeriahan acara semakin lengkap dengan penampilan penyanyi Kevin Chen Sing yang berkolaborasi dengan Ie Lan Line Dance.
Kevin juga berduet bersama Puspitadewi, yang tampil dengan nama panggung Dewi Yin Xiang, membawakan sebuah lagu yang mendapat sambutan hangat dari para tamu.
Selama acara, para undangan menikmati suguhan kuliner spesial sambil menyaksikan berbagai penampilan di panggung.
Malam itu juga diwarnai dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah pihak yang berperan besar dalam penyelenggaraan acara, di antaranya Heru Budihartono dan Paulus Welly Afandi (Wefan).
Sebagai penutup, panitia membagikan door prize kepada para tamu, menambah suasana keceriaan di penghujung malam.
Perayaan ulang tahun pertama Starlight Community pun menjadi lebih dari sekadar pesta.
Ia menjelma menjadi perayaan seni, persahabatan, dan kepedulian, sebuah refleksi bahwa tarian, sebagaimana kehidupan, adalah tentang harmoni, energi, dan keindahan dalam kebersamaan.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.


















