BERITABANGSA.ID, JOMBANG – Balai Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, mendadak ramai. Ratusan muda-mudi memenuhi ruangan balai. Meriah. Dalam keriangan itu, Wiwin Sumrambah, anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, mulai memasukkan misinya, memerangi pergaulan bebas.
Selama dua hari, 24–25 Agustus 2025, ia mendengarkan cerita, dan uneg-uneg para pemuda, kemudian memberinya motivasi.
“Setiap orang harus punya mimpi yang disertai usaha. Mari buktikan kalau anak muda di sini dikenal lewat prestasi, bukan pengangguran atau pergaulan bebas,” kata legislator PDI Perjuangan itu.
Dia prihatin, banyak kasus narkoba, miras, hingga judi online menghantui desa. Wiwin pun menyodorkan jadi tema pembahasan.
“Saya tidak mau menyebut anak nakal. Sebenarnya mereka pintar, hanya salah cara menyelesaikan masalah. Maka, penting memilih lingkungan yang baik,” ujarnya.
Pertemuan itu berubah menjadi ruang dialog. Satu per satu pemuda dipersilakan berbicara. Sebagian malu-malu, sebagian lain antusias menceritakan aktivitas mereka. Dari sana, Wiwin menimpali dengan dorongan agar mereka berani menatap masa depan.
“Kurangi rebahan sambil main gawai. Situasi kerja memang sulit, tapi kalau punya keterampilan lebih, jalannya akan dipermudah. Saya harap suatu saat nanti, anak-anak muda di sini lebih dikenal karena prestasi, bukan karena terjerumus pergaulan bebas,” imbuhnya.
Momen paling menyentuh datang dari seorang pemuda bernama Amukti Yusuf Wibowo. Dengan suara mantap, ia mengangkat tangan dan menyatakan cita-citanya.
“Saya ingin jadi petani. Tapi bukan petani biasa. Saya ingin menghadirkan inovasi teknologi supaya bertani lebih mudah dan menguntungkan,” ucapnya.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.


















