Berita Utama

Sudewo Menolak Mundur, Ratusan Ribu Massa Semakin Marah

54
×

Sudewo Menolak Mundur, Ratusan Ribu Massa Semakin Marah

Sebarkan artikel ini
Sudewo

BERITABANGSA.ID, KABUPATEN PATI – Saat ratusan ribu massa sedang melakukan demonstrasi, Bupati Pati Sudewo tegas menolak mundur dari jabatannya. Ia beralasan, jabatannya sudah sesuai konstitusi.

“Saya ini dipilih oleh rakyat secara konstitusional. Secara demokratis, jadi tidak bisa saya harus berhenti dengan tuntutan itu,” ucap Sudewo membela diri, dari desakan demonstran yang menginginkannya lengser, Rabu siang (13/8).

Demonstran semakin marah, mereka melempari Pendapa Bupati Pati dengan beragam benda. Salah satu orator, Syaiful Ayubi berupaya menenangkan massa.

“Tunjukkan kalau warga Pati itu santun, berakhlak, dan cinta damai,” imbaunya.

Salah satu tuntutan massa demonstran yakni menuntut Bupati Sudewo mundur lantaran kebijakannya yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

Kebijakan yang dimaksud, salah satunya, Sudewo ‘ngotot’ menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan, Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 persen. Dia bahkan menantang balik warganya, yang hendak menggelar demo menolak kebijakannya.

“Siapa yang akan melakukan, Yayak Gundul? Silakan lakukan, jangan hanya 5000 orang, 50.000 orang pun suruh kerahkan, saya tidak akan gentar. Saya tidak akan mengubah keputusan ini, tetap maju,” kata Sudewo pada Kamis (7/8).

Sudewo beralasan, keputusannya menaikkan pajak sebesar 250 persen itu merupakan kenaikan maksimal dan tidak berlaku untuk semua tanah dan bangunan. Selain itu, menurutnya selama 14 tahun terakhir, pemerintah tidak pernah menaikkan pajak.

Masyarakat pun merespon tantangan itu dengan gotong royong menyiapkan segala akomodasi untuk para pendemo, mulai dari air hingga makanan, ditata rapi di sepanjang jalan menuju Pendopo Bupati Pati.

“Jumlah donasi logistik untuk dukungan aksi demontrasi terkumpul cukup banyak, saat ini sudah terkumpul 8.000 dos lebih air mineral dan satu mobil makanan,” kata Koordinator penggalangan donasi Teguh Istiyanto, Jumat (8/8).

Kemudian sekitar 100 ribu massa pun berkumpul dan mengepung setiap sudut Pendopo Bupati dan menggelar demo sejak pagi (13/8).

Demonstrasi berlangsung ricuh, massa melempari Pendopo Bupati Pati dengan beragam benda. Aksi demo ini dijaga ketat Satpol PP, TNI dan Polri.

Di tengah aksi demonstrasi, Bupati Sudewo muncul menemui ratusan ribu massa. Dia meminta maaf dari atas kendaraan taktis (rantis) kepolisian. Lemparan botol dan sandal pun melayang ke arahnya. Petugas keamanan melindungi Bupati Sudewo dengan perisai.

“Bismillahirrahmanirrahim. Saya mohon maaf sebesar-besarnya, saya akan berbuat yang lebih baik. Terima kasih,” ujarnya.

Sudewo kemudian masuk kembali ke dalam rantis dan meninggalkan Pendopo Bupati.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60