Pendidikan

1250 Guru PAI Kabupaten Malang Dibekali Deep Learning

14
×

1250 Guru PAI Kabupaten Malang Dibekali Deep Learning

Sebarkan artikel ini
PAI
Ketua KKG Pendidikan Agama Islam (PAI) kabupaten Malang, Bahrodin

BERITABANGSA.ID, MALANG – Sebanyak 1.250 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Kabupaten Malang mengikuti kegiatan pembinaan dan peningkatan kompetensi yang difokuskan pada penerapan kurikulum deep learning.

Kegiatan ini diselenggarakan atas kerja sama Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Malang, berlangsung selama dua hari penuh.

Ketua kelompok kerja guru (KKG) PAI Kabupaten Malang, Bahrodin, menjelaskan kegiatan ini bertujuan agar guru PAI mampu memahami dan menerapkan pembelajaran berbasis pemahaman mendalam (Deep Learning).

“Sekarang kurikulumnya sudah mengarah ke Deep Learning. Teman-teman guru agama ini paling tidak harus mengenal konsep itu. Nantinya bisa ditindaklanjuti lebih dalam di tingkat KKG kecamatan masing-masing,” ujar Bahrodin di sela kegiatan, Kamis (7/8/2025).

Panitia workshop deep learning ini menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, termasuk dari Balediklat Keagamaan Surabaya, serta pejabat penting dari Kabupaten Malang.

“Kemarin yang membuka kegiatan adalah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang. Kita juga undang Bu Sekdin sebagai narasumber karena beliau pernah di Inspektorat dan BKPSDM. Beliau sangat paham tentang kedisiplinan ASN, apalagi sekarang banyak guru sudah PPPK,” terang Bahrodin.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta. Bahkan menurut pantauan panitia, sesi pembelajaran pada hari pertama berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, melampaui jadwal yang ditentukan.

“Padahal ruangan harusnya selesai jam 1 siang, tapi teman-teman tetap semangat, sampai tidak istirahat. Ini luar biasa,” kata Bahrodin sambil tersenyum.

Kegiatan dibagi dua gelombang, gelombang pertama terdiri dari 630 guru, dan gelombang kedua yang digelar hari ini berjumlah 625 orang. Namun, menurut absensi terakhir, tercatat sebanyak 627 guru hadir.

“Ada tambahan dari teman-teman guru SD yang sebelumnya belum terdaftar,” ujarnya.

Bahrodin juga menjelaskan kegiatan peningkatan kompetensi ini akan berlanjut dalam format berbeda di tingkat SMP, SMA, dan SMK, melalui forum MGMP masing-masing.

“Guru SMP, SMA, dan SMK juga akan mengadakan kegiatan serupa lewat MGMP mereka. Karena materi Deep Learning ini adalah hal baru dan sangat relevan dengan perkembangan pendidikan sekarang,” ungkapnya.

Sinergi Dinas Pendidikan dan Kemenag Kabupaten Malang, meskipun guru PAI berada di bawah naungan Dinas Pendidikan, pembinaan teknis dan profesionalisme mereka berada di bawah Kemenag.

“Guru PAI itu statusnya guru dinas, tapi pembinaannya oleh Kemenag. Maka dari itu, kegiatan ini kami desain dengan melibatkan semua pihak, termasuk pengawas PAI dari Kemenag,” jelas Bahrodin.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru PAI tidak hanya memahami konsep Deep Learning, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam proses pembelajaran sehari-hari di sekolah.

Kegiatan workshop KKG untuk guru PAI ini dilaksanakan selama dua hari di Pendapa Agung Kabupaten Malang.

“Harapan kami, ilmu yang didapat di sini bisa diaplikasikan langsung di kelas. Dan KKG tingkat kecamatan bisa berperan sebagai mentor untuk mendampingi guru lain,” pungkas Bahrodin.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60