Terkini

Silaturahmi Pengurus PWI Bondowoso, Disambut Hangat Ketua DPRD

16
×

Silaturahmi Pengurus PWI Bondowoso, Disambut Hangat Ketua DPRD

Sebarkan artikel ini
PWI
Silaturahmi Pengurus PWI Bondowoso yang baru dengan Ketua DPRD Bondowoso

BERITABANGSA.ID, BONDOWOSO – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bondowoso periode 2025-2028, melakukan safari sekaligus silaturahmi bersama Ketua DPRD Ahmad Dhafir.

Rombongan pengurus PWI Bondowoso bertemu Ketua DPRD di rumah dinasnya, Kelurahan Tamansari, Selasa (5/8/2025).

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, pengurus PWI Bondowoso dan Ketua DPRD membicarakan banyak hal. Khususnya tentang kondisi dan sinergi untuk pembangunan daerah ke depan.

Ketua PWI Bondowoso, Sincha Ari Pangestu mengucapkan terima kasih karena kehadirannya diterima dengan baik. “Terimakasih Pak Ketua (panggilan untuk Ketua DPRD), atas kesempatan dan waktunya,” katanya.

Kemudian perempuan yang akrab disapa Ocha itu menyampaikan maksud kunjungannya. Pertama kata dia, tentu untuk menjalin sinergi yang lebih baik dengan pimpinan legislatif.

Sebenarnya kata dia, hubungan selama ini sudah sangat baik. Tetapi perlu terus dirawat agar lebih kuat.

Di sisi lain, PWI Bondowoso yang rata-rata diisi anak muda perlu mendapatkan arahan dan bimbingan. “Karena Pak Ketua kan jauh lebih dulu tahu asam garam kehidupan,” ucapnya.

Sementara Ketua DPRD Ahmad Dhafir menegaskan, keberadaan jurnalis sangat penting sebagai mitra strategis dalam proses demokrasi, pembangunan, dan kontrol sosial.

“Eksekutif dan legislatif tidak bisa berdiri sendiri tanpa teman-teman wartawan,” tegas Ketua DPC PKB Bondowoso itu.

Ia juga mengingatkan media dan jurnalis merupakan pilar keempat demokrasi yang tidak bisa diatur dan dikendalikan oleh siapapun. Oleh karena itu kata dia, para pelayan publik tidak seharusnya merasa alergi terhadap keberadaan media.

Ia menegaskan, kritik dari media terhadap pemerintah adalah sesuatu yang wajar dan sehat dalam demokrasi. Namun demikian lanjut dia, media juga harus memotret keberhasilan pembangunan pemerintah.

“Pemerintah harus dikritik, tapi pembangunan yang berhasil juga harus disampaikan kepada masyarakat. Itulah kolaborasi yang sebenarnya,” katanya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa yang terpenting dalam kerja jurnalistik adalah keakuratan data dan keberimbangan informasi.

“Yang terpenting itu ada sumber berita yang jelas, baik data maupun narasumber. Salah kalau pelayan publik alergi kepada media,” pungkasnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60