Terkini

Hasil Imbang Lawan Malaysia, Timnas Indonesia U- 23 Juara Grup

22
×

Hasil Imbang Lawan Malaysia, Timnas Indonesia U- 23 Juara Grup

Sebarkan artikel ini
Timnas Indonesia
Suasana nonton bareng di Masjid Al-Haq, Surabaya.

BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Timnas Indonesia U-23 memastikan langkah ke babak semifinal ASEAN U-23 Championship 2025 atau Piala AFF U-23 2025 usai ditahan imbang Timnas Malaysia pada laga terakhir fase Grup A.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin, (21/72025), berakhir dengan skor kacamata, namun cukup untuk mengantar skuad Garuda Muda keluar sebagai pemuncak klasemen grup dengan koleksi tujuh poin.

Sejak peluit awal dibunyikan, Timnas Indonesia menunjukkan dominasi dalam penguasaan bola dan intensitas serangan.

Sementara Malaysia tampil lebih pragmatis dengan mengandalkan serangan balik cepat. Meski demikian, tak ada gol yang tercipta hingga turun minum.

Di babak kedua, intensitas pertandingan meningkat. Malaysia sempat menciptakan peluang emas pada menit ke-49 melalui Izwan Yuslan, namun penyelesaiannya melenceng tipis.

Kiper Indonesia, Cahya Supriadi, tampil impresif dengan dua penyelamatan penting, termasuk menepis sepakan Izwan Yuslan pada menit ke-53 dan menghalau tembakan Ziad El Basheer.

Indonesia membalas ancaman melalui Jens Raven yang melepaskan tembakan mengarah ke gawang, namun dapat diamankan oleh penjaga gawang Malaysia, Zulhilmi Sharani.

Pelatih Gerald Vanenburg melakukan rotasi pemain dengan memasukkan Hokky Caraka pada menit ke-74 guna menambah daya gedor.

Sayangnya, dua peluang yang diperoleh Hokky masih dapat diredam lini pertahanan lawan.

Tendangan keras Robi Darwis dari luar kotak penalti pada menit ke-72 sempat membuat harapan berkobar, namun bola hanya melebar tipis di sisi kiri gawang Malaysia.

Ketua Organisasi Kepemudaan Masjid Al-Haq, Heri Susanto, saat wawancara.

Hingga lima menit tambahan waktu yang diberikan wasit, skor tetap bertahan 0-0.

Dengan hasil ini, Indonesia mengunci posisi teratas di Grup A dengan tujuh poin hasil dari dua kemenangan dan satu hasil imbang. Malaysia harus angkat kaki dari turnamen karena kalah head-to-head dari Filipina, yang menang atas Brunei dalam laga lainnya.

Sementara itu, suasana dukungan terhadap Timnas juga terasa di Surabaya, Salah satunya di Masjid Al-Haq, tempat digelarnya nonton bareng (nobar).

Ketua Organisasi Kepemudaan Masjid Al-Haq, Heri Susanto, menyatakan meskipun permainan di babak pertama terasa kurang menggigit, babak kedua menunjukkan intensitas dan dinamika permainan yang lebih hidup.

“Kita seolah hanya benar-benar menonton satu babak saja, yakni babak kedua. Indonesia masih terlihat mencari ritme dan momen yang tepat. Ini bisa dimaklumi mengingat adanya pergantian pelatih yang tentu memengaruhi pola permainan,” ujarnya.

Heri juga menambahkan bahwa performa melawan Malaysia tidak bisa dibandingkan begitu saja dengan laga melawan Brunei. Ia mengingatkan pentingnya persiapan matang menghadapi tim-tim kuat seperti Thailand, Vietnam, dan Singapura yang memiliki level permainan lebih tinggi.

“Insyaallah kami tetap optimis. Nobar ini adalah bentuk dukungan kami bagi Timnas U-23,” pungkasnya.

Hasil imbang ini memang tak menyajikan pesta gol, namun cukup untuk membawa Indonesia melangkah ke empat besar. Tantangan berikutnya tentu lebih berat, dan konsistensi permainan akan menjadi kunci utama jika ingin terus melaju hingga ke partai final.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60