Terkini

GRIB Jaya Jatim Dukung Penguatan Karakter Siswa, Melalui Kegiatan Edukatif Lewat Media Film

32
×

GRIB Jaya Jatim Dukung Penguatan Karakter Siswa, Melalui Kegiatan Edukatif Lewat Media Film

Sebarkan artikel ini
GRIB Jaya
Gus Ulum saat berdiskusi dengan sejumlah pengurus dan anggota terkait dunia pendidikan

BERITABANGSA.ID, SURABAYA — Dalam upaya memperkuat nilai-nilai karakter generasi muda, GRIB Jaya Provinsi Jawa Timur melakukan edukasi memanfaatkan media film sebagai sarana pembelajaran.

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 87 tahun 2017.

Menurut Ketua DPD GRIB Jaya Provinsi Jawa Timur, Achmad Miftachul Ulum, yang akrab dipanggil Gus Ulum, kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai tontonan, tetapi juga sebagai tuntunan yang membentuk kepribadian siswa melalui cerita-cerita inspiratif dan penuh nilai moral.

“Pemutaran film-film ini bertemakan pendidikan, kebangsaan, gotong royong, dan integritas menjadi media yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai luhur kepada peserta didik,” kata Gus Ulum dalam diskusi, Minggu (13/7/2025).

Tujuan utama kegiatan ini, menurut Gus Ulum, adalah membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia, memiliki semangat kebangsaan, serta mampu berempati dan berpikir kritis.

“Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang dialog antara siswa dan guru dalam memahami berbagai isu kehidupan dari sudut pandang positif,” tukasnya.

Manfaat kegiatan ini, menurut Gus Ulum, tidak hanya dirasakan oleh siswa, tetapi akan juga oleh seluruh ekosistem pendidikan, termasuk wali murid.

“Bagi siswa-siswi, film menjadi sarana belajar yang menyenangkan dan membangkitkan kesadaran akan pentingnya sikap jujur, disiplin, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari,” bebernya lagi.

Kata orang nomor satu di jajaran GRIB Jaya Provinsi Jawa Timur ini, output yang diperoleh siswa dari kegiatan ini di antaranya, dapat meningkatnya pemahaman nilai-nilai karakter melalui media yang relevan dan menarik, dapat menumbuhkembangkan kemampuan refleksi dan empati setelah menyaksikan kisah nyata maupun fiksi bermuatan moral.

“Juga bisa menjadikan terbentuknya sikap kritis dan diskusi sehat dalam menanggapi isu-isu sosial melalui forum diskusi pasca pemutaran film PPK,” ujar Gus Ulum.

Sementara itu, kata Gus Ulum, ada juga output yang diperoleh wali murid, diantaranya dapat meningkatnya kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan karakter sejak dini.

“Terbangunnya kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam menanamkan nilai-nilai kehidupan dan bertambahnya wawasan wali murid mengenai pendekatan kreatif dalam mendidik anak di era digital,” paparnya.

Gus Ulum berharap nantinya pendidikan karakter tidak lagi sebatas teori di atas kertas, melainkan menjadi praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari siswa. Film menjadi jembatan yang kuat untuk menyampaikan pesan moral dengan cara yang menyentuh dan membekas.

“Anak-anak kita adalah penonton aktif yang cerdas. Melalui film, mereka dapat belajar nilai-nilai kehidupan yang tidak selalu didapat dari buku pelajaran,” pungkas Gus Ulum.

Kegiatan ini, menurut Gus Ulum dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin sekolah sebagai bagian dari komitmen nyata dalam mendidik generasi yang cerdas secara intelektual dan kuat secara moral.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60