Pemerintahan

Disbudpar Bojonegoro Gelar Kejuaraan Tari Geopark 2026 Perebutkan Piala Bupati

5
×

Disbudpar Bojonegoro Gelar Kejuaraan Tari Geopark 2026 Perebutkan Piala Bupati

Sebarkan artikel ini
Disbudpar
Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bojonegoro. Foto: Suyati/BeritaBangsa.id

BERITABANGSA.ID, BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menyelenggarakan Kejuaraan Tari Kreasi Geopark Bojonegoro dan Tari Tradisional 2026. Ajang ini memperebutkan Piala Bupati Bojonegoro yang merupakan rangkaian dari Festival Geopark Bojonegoro 2026.

​Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Disbudpar Bojonegoro, Amran Mansydea, menjelaskan bahwa Festival Geopark tahun ini tidak hanya menghadirkan Festival Belimbing, tetapi juga mengintegrasikan kejuaraan seni tari.

​Perlombaan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 5 Desember 2026, di kawasan wisata Geosite Kayangan Api, Kabupaten Bojonegoro.

​”Pemilihan Kayangan Api sebagai lokasi kegiatan diharapkan menjadi daya tarik tersendiri. Selain dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan, kawasan Geopark ini memiliki nilai sejarah, budaya, dan potensi wisata yang dapat diperkenalkan lebih luas melalui seni. Ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkab mendorong potensi geowisata Bojonegoro agar direkomendasikan masuk dalam UNESCO Global Geopark,” ujar Amran.

​Lomba tari ini terbuka untuk tiga jenjang pendidikan, yaitu Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Terdapat dua kategori yang diperlombakan, yakni Lomba Kreasi Tari Geopark (kreasi baru berkonsep geopark) dan Kategori Tari Bebas Nusantara.
​Pendaftaran peserta dibuka mulai 3 November hingga 1 Desember 2026 tanpa dipungut biaya (gratis).

​Amran menambahkan, perhelatan ini bertujuan menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan bakat dan kreativitas seni, sekaligus melestarikan kekayaan budaya lokal agar tarian khas Bojonegoro semakin dikenal.

​”Tahun lalu kegiatan serupa mendapat respons yang sangat positif dari masyarakat. Karena antusiasme yang tinggi dari berbagai kalangan, tahun ini Disbudpar kembali menyelenggarakannya dengan menambah cakupan perlombaan untuk tingkat pelajar,” kata Amran.

​Melalui kegiatan ini, Pemkab Bojonegoro optimistis promosi budaya dan pariwisata daerah dapat semakin kuat mendongkrak status Geopark Bojonegoro menuju penetapan UNESCO Global Geopark.

Menariknya, panitia telah menyiapkan total hadiah berupa uang pembinaan hingga jutaan rupiah bagi para peserta dalam katagori masing-masing yang berhasil meraih prestasi.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 468x60