BERITABANGSA.ID, TULUNGAGUNG – Semarak peringatan Hari Jadi ke-821 Kabupaten Tulungagung resmi dimulai. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin (ABAH) secara resmi meluncurkan logo dan tema Hari Jadi ke-821 Kabupaten Tulungagung dalam sebuah acara yang sarat makna kebersamaman yang digelar di Taman Titik 0 Kilometer Kabupaten Tulungagung, Jumat (30/10/2026) malam.
Kali ini HUT mengusung tema besar “Gumregah Nyawiji Ngabekti”. Tema ini dipilih sebagai representasi semangat kebangkitan bersama seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu dan berbakti demi kemajuan daerah.
Acara dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Tulungagung, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, seluruh kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Tulungagung, serta Ketua Panitia Hari Jadi Kabupaten Tulungagung.
Dalam sambutannya, Plt Bupati Tulungagung ABAH menyampaikan bahwa angka 821 tahun bukan sekadar penanda usia administratif, melainkan sebuah perjalanan panjang sejarah, budaya, dan ketangguhan masyarakat Tulungagung dari masa ke masa.
Gumregah mencerminkan semangat bangkit dan bergerak bersama untuk bangkit dari berbagai tantangan, serta menumbuhkan optimisme pembangunan. Nyawiji melambangkan persatuan dan kesatuan, tekad kuat masyarakat Tulungagung untuk terus menjaga kerukunan tanpa memandang perbedaan. Ngabekti adalah wujud nyata pengabdian kepada sesama, daerah, serta bangsa dan negara.
Dengan visual logo Hari Jadi ke-821 ini dirancang dengan memadukan unsur estetika modern dan kearifan lokal khas Tulungagung, mencerminkan dinamika pembangunan yang tetap berakar kuat pada nilai-nilai tradisi leluhur.
Melalui momen peluncuran ini, pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat, mulai dari tingkat desa hingga perkotaan, untuk turut serta berpartisipasi memeriahkan rangkaian acara Hari Jadi ke-821. Berbagai kegiatan sosial, seni budaya, dan pameran potensi daerah direncanakan akan digelar untuk melibatkan partisipasi aktif warga.
”Mari jadikan momentum Hari Jadi ke-821 ini sebagai titik balik untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Dengan semangat Gumregah, Nyawiji, dan Ngabekti, kita wujudkan Tulungagung yang semakin maju, adil, dan sejahtera,” tegasnya.
Acara peluncuran logo ini ditandai dengan penekanan tombol sirine secara simbolis, yang disambut antusias oleh para pejabat dilingkup Pemerintah Kabupaten Tulungagung, tokoh masyarakat, serta tamu undangan yang hadir.
Pemerintah Kabupaten Tulungagung berharap logo dan tema ini dapat segera disebarluaskan agar masyarakat luas turut merasakan atmosfer kebanggaan dan memiliki rasa memiliki (sense of belonging) terhadap hari jadi tanah kelahiran mereka.















