BERITABANGSA.ID, BOJONEGORO – Maraknya kejadian Laka Lantas akibat jalan rusak dan truk over tonase, Dinas PU Bina Marga dan Dinas Perhubungan Pemkab Bojonegoro, memasang portal di perbatasan tepatnya di Desa Kesongo, Kedungadem Bojonegoro.
Hal ini dilakukan sebagai upaya meminimalisir kerusakan jalan dan mengurai ritme kendaraan, serta bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjaga keselematan berlalu lintas.
Dengan adanya portal di Desa Kesongo, akan mampu menekan angka kecelakaan yang sebulan ke belakangan sering terjadi.
Saat diwawancarai, Danramil Kedungadem Suwarto mengatakan keselamatan lalu lintas jadi tanggung jawab bersama.
Pria asal Jombang itu mengatakan, pasca adanya portal, intensitas truk berkurang. Hal ini tentu berdampak pada laju kendaraan lain.
Dia mengatakan, lalu lintas dari pasar Kedungadem hingga Mlideg didominasi anak sekolah.
Pihaknya berharap, dengan volume kendaraan yang semakin meningkat Pemkab dapat menganggarkan untuk pelebaran jalan.
Sementara itu, salah pengendara truk Ipul menyampaikan, portal tak berpengaruh baginya, kalau dari arah utara bisa menjadi rambu untuk memperlambat laju kendaraan.
Ipul menganggap dengan memperlambat laju kendaraan untuk melintasi portal, selain itu juga untuk antisipasi tikungan tajam setelah portal
Selain itu, Ipul yang diketahui seorang ketua paguyuban itu juga mengeluhkan adanya truk dump truk syarat muatan penuh yang secara aturan tidak diperbolehkan melintas. Otomatis dapat mengganggu ketahanan dan keawetan jalan.
“Apalagi Bupati Bojonegoro dalam berbagai kesempatan menyampaikan bahwa kita disuruh untuk gotong royong dalam menjaga aset yang sudah di bangun pemerintah,” ujarnya, Sabtu (04/07/2026).
Terpisah Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, mengatakan pemasangan portal merupakan tindak lanjut atas usulan masyarakat Kecamatan Kedungadem yang selama ini mengeluhkan banyaknya kendaraan besar yang melintas di jalur tersebut.
“Awal mula dipasangnya portal oleh Dinas Perhubungan berdasarkan usulan masyarakat wilayah Kecamatan Kedungadem karena sering terjadi kemacetan arus lalu lintas yang disebabkan kendaraan overload. Selain itu, kecelakaan juga kerap terjadi di lokasi tersebut,” ujar Kusnadi
Menurutnya, sebagai desa yang berada di perbatasan Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Lamongan, masyarakat Desa Kesongo kini merasakan manfaat nyata setelah kendaraan bertonase besar tidak lagi leluasa melintas.
“Kebetulan desa kami berada di perbatasan antar kabupaten. Setelah dipasang portal, arus lalu lintas menjadi semakin lancar,” tuturnya.
Pemerintah dan masyarakat berharap keberadaan portal dapat terus membatasi kendaraan bermuatan besar yang melintasi jalur perbatasan tersebut. Dengan demikian, keselamatan pengguna jalan dapat meningkat, kondisi infrastruktur jalan lebih terjaga, dan aktivitas masyarakat di wilayah Kecamatan Kedungadem menjadi lebih aman dan nyaman.
Penulis: Suyati


















